Wilmots Mulai Pertimbangkan Masa Depannya
Wilmots membicarakan soal masa depan dirinya pasca timnya dikalahkan Wales

Bolahero.com – Tersingkir di babak perempatfinal membuat pelatih Belgia, Marc Wilmots mulai pertimbangkan masa depannya sebagai manajer timnas. Belgia memang tengah dilanda kekecewaan yang mendalam pasalnya secara menggenaskan langkah mereka untuk bisa tampil dibabak semifinal kandas di tangan Wales yang memenangi babak perempatfinal dengan skor telak 3-1.

Kemenangan Wales di Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (02/07/16) dini hari WIB ini menjadi pukulan telat bagi Eden Hazard dank kawan-kawan yang mana posisi mereka adalah sebagai salah satu tim unggulan pada turnamen ini. The Red Devils juga memulai laga dengan meyakinkan pasalnya mereka sempat unggul melalui gol yang dicetak oleh Radja Nainggolan.

Sayangnya Belgia malah kebobolan tiga gol yang masing-masing dicetak oleh Ashley Williams, Hal Robson-Kanu dan gol penutup dari Sam Vokes yang membuyarkan impian Belgia yang menargetkan untuk bisa tampil di babak semifinal Piala Eropa 2016. Dalam pernyataannya  belum lama ini Wilmots mulai pertimbangkan masa depannya menyusul kekalahan timnya ini dan sebelumnya juga pelatih Inggris, Roy Hodsgon dan pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, juga sudah memutuskan untuk mengundurkan diri.

“Tim ini adalah sebuah tim yang menuntut respek tetapi kami membiarkan segala sesuatunya menjadi lenyap pada hari ini dan kami membayarnya dengan tunai,” ucap Wilmots seperti yang dilansir dari Sky Sports. “Saya akan mengambil waktu sejenak. Saya sudah mengatakan bahwa saya akan membuat keputusan setelah turnamen ini,” ujar Wilmots yang mulai menukangi Belgia sejak Mei 2012 silam.

“Kami sebelumnya telah dimasukkan ke dalam daftar sejumlah tim yang dapat melaju jauh dan menjadi juara dan saya sudah mengatakannya sekitar dua tahun yang lalu bila kami harus bisa tampil di babak perempatfinal,” tegas Wilmots.

“Namun tentu saja saat Anda tampil maka Anda ingin melaju lebih jauh sebab tim Anda tampil kompetitif dan tentu saja para pemain merasakan pengalaman yang tidak mengenakan,” tandas pelatih berusia 47 tahun tersebut dan imbas dari kekalahan ini membuat membuat Wilmots mulai pertimbangkan masa depannya sebagai bentuk pertanggung jawaban dirinya.