Wilmots Komentari Kekalahan Belgia
Wilmots mengaku menyesalkan hasil akhir dari laga semifinal ini

Bolahero.com Marc Wilmots komentari kekalahan Belgia saat berhadapan dengan Wales pada babak perempatfinal Piala Eropa 2016 yang digelar di Stade Pierre Mauroy, Lille, Sabtu (2/7/16) dini hari WIB. Belgia yang sempat unggul pada akhirnya mesti tersingkir dari turnamen ini karena lawan mereka berhasil bangkit dan melesakkan tiga gol balasan ke dalam gawang Thibaut Courtois.

Belgia memulai pertandingan dengan cukup baik karena mereka berhasil merobek gawang Wales di menit ke-13. Adalah Radja Nainggolan yang mencetak gol pertama untuk The Red Devils namun mereka justru gagal mempertahankan keunggulan mereka setelah Ashley Williams mencetak gol penyama di menit ke-31 yang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua barulah Wales bisa membalikkan ketertinggalan mereka setelah Hal Robson-Kanu dan Sam Vokes mencatatkan namanya di papan skor yang membuat Belgia berbalik tertinggal 3-1. Belgia sendiri tampak kesulitan untuk mencetak gol di babak kedua dan permainan mereka juga tidak sebaik di menit-menit awal pertandingan. Tidak heran Wilmots komentari kekalahan Belgia yang cukup disayangkan olehnya meski begitu Wilmots tidak ingin menyalahkan para pemainnya yang sebagian besar merupakan para pemain dengan usia yang cukup muda.

“Kami sudah memiliki sebuah strategi yang cukup bagus, kami juga mendominasi dan bermain dengan sangat bagus di 25 menit awal laga namun tiba-tiba kami mundur 15 meter. Saya sendiri sudah berteriak-teriak untuk memberikan arahan kepada para pemain,” ungkap Wilmots seperti yang dilansir Soccerway.

“Saya bukanlah seorang pesulap. Anda tidak bisa menggantikan pengalaman dan pertahanan yang saya punya dengan usia rata-rata 23 tahun. Bukannya saya ingin menyalahkan para pemain tetapi mereka seharusnya menjadi seperti mesin yang diminyaki dengan baik,” sesal Wilmots.

“Kami harus mengganti 50% barisan pertahanan tim dan saya cukup memaklumi kami kebobolan dua gol dari bola mati. Mungkin saja ada rasa gentar sebab kebanyakan dari mereka masih cukup muda. Entahlah. Tetapi sayalah yang melatih tim ini dan saya rasa itulah susunan tim terbaik kami,” timpal Wilmots komentari kekalahan Belgia ini.