Trapattoni Optimis Italia Akan Kalahkan Jerman
Tanggapan Trapattoni jelang laga Italia kontra Jerman

Bolahero.com – Trapattoni optimis Italia akan kalahkan Jerman saat kedua tim ini saling berhadapan di Stade de Bordeaux, Minggu (03/07/16) dini hari WIB pada babak perempatfinal Piala Eropa 2016. Keyakinan mantan pelatih asal Italia tersebut tidak terlepas dari catatan pertemuan dari kedua tim di mana Gli Azzurri mampu mengungguli Jerman sehingga Giovanni Trapattoni merasa yakin skuat besutan Antonio Conte ini akan mampu memenangi pertandingan nanti.

Laga antara Jerman kontra Italia ini menjadi salah satu laga big match yang paling ditunggu-tunggu karena mempertemukan dua tim yang menyandang status sebagai pemenang Piala Dunia. Jerman yang menjadi salah satu tim favorit pada turnamen ini memiliki catatan pertemuan yang kurang begitu oke ketika bertemu dengan Italia sehingga Der Panzer diyakini akan bermain dengan dibayang-bayangi trauma kekalahan.

Tercatat sejak tahun 2006 lalu sudah enam kali Italia berhadapan dengan Jerman dengan hasil tiga kemenangan diraih oleh Italia sedangkan dua pertemuan terakhirnya berakhir imbang. Namun Jerman juga memiliki modal yang cukup baik yaitu kemenangan 4-1 atas Italia pada laga persahabatan pada bulan Maret lalu.

Yang menjadi perhatian di sini tentu saja performa Italia yang tengah menanjak di mana mereka berhasil menghempaskan Belgia, Swedia dan juga Spanyol dengan tanpa kebobolan sama sekali. Tidak heran Trapattoni begitu optimis akan kans Italia untuk memenangi babak perempatfinal ini dan melaju ke babak semifinal.

“Mereka mencintai dan juga mengidolakan kami tetapi selalu mengalami kesulitan ketika menghadapi kami yang mana itu tidak bisa disangkal,” ungkap Trapattoni seperti yang dilansir oleh ANSA.

“Alasannya tentu sangat jelas, ada ide dominan dari Jerman dari seluruh dunia di mata mereka. Mereka merupakan bagian dari Eropa namun mereka ini Jerman, merupakan mentalitas yang sama dan melambangkan Markel (Kanselir Jerman Angela Marker),” lanjut Trapattoni.

“Mereka sendiri selalu merasa superior kemudian kami datang. Suatu tim kecil dan selali membuat kontroversial dengan banyaknya dosa namun akhirnya cukup brilian. Kami selalu meletakkan mereka di dalam krisis,” lanjut Trapattoni.