Thohir Tidak Akan Menjual Sisa Sahamnya Di Inter
Thohir menegaskan dirinya tidak tertarik untuk menjual sisa sahamnya yang sebesar 30 %

Bolahero.com Erick Thohir tidak akan menjual sisa sahamnya di Inter Milan setelah dirinya resmi melepas saham mayoritas kepemilikannya kepada grup investor asal China, Suning Holdings Group belum lama ini. Meskipun sudah melepas mayoritas saham kepemilikannya namun pengusaha asal Indonesia tersebut masih tetap memiliki status sebagai Presiden Nerazurri seperti yang sudah disampaikan melalui situs resmi klub setelah tercapainya kesepakatan kerja sama dengan Suning Group.

Pada bukan Oktober 2013 lalu lewat konsorsium Internasional Sports Capital, Erick Thohir mengakuisisi sebesar 70 persen saham Inter Milan dari Moratti yang kala itu hanya memiliki 29,5 persen saham. Tetapi pada Senin, (6/6/16) lalu komposisi kepemilikan saham Inter berubah dengan Erich Thohir kini hanya menguasai 31 persen saham sedangkan Suning Group memiliki 68,5 persen saham Inter sedangkan 0,5 persem saham dikuasai oleh Pirelli.

Erick Thohir juga membantah rumor bila dirinya akan melepas sisa saham miliknya seperti yang saat ini sedang ramai diberitakan oleh sejumlah media olahraga di Italia. “Saya tak akan melepas 30 persen sisa saham milik saya. Namun, orang-orang memang bisa berspekulasi. Saya akan tetap bertahan dan saya merasa yakin dengan proyek ini. Manajemen telah bekerja bersama dan saat ini kami telah memiliki kemitraan yang besar. Kami juga ingin membangun sesuatu yang besar bersama-sama,” ungkap Thohir seperti yang dilansir oleh Inter Chanel.

“Saya juga harus memberikan ucapan terima kasih saya kepada Massimo Moratti karena dia percaya dengan proyek ini. Dia juga telah memberikan dukungan dalam waktu dua setengah tahun terakhir ini dan tentu saja itu bukanlah sesuatu yang mudah. Dia cukup terbuka soal sudut pandangnya dan dia senantiasa membuka hatinya sebab dia yakin dengan periode transisi di bawah kendali saya,” lanjut Thohir yang juga tidak ingin orang-orang membandingkan dirinya dengan Morati. “Dia akan tetap menjadi bagian besar dalam sejarah Inter Milan dan jangan mencoba untuk membandingkan dia dengan saya karena saya belum memberikan apa-apa selain mengawasi periode transisi sehingga klub ini dapat bersaing,” tuntasnya.