su bhayangkara
Supporter Surabaya-Sidoarjo Angkat Bicara Soal SU Bhayangkara

Bolahero.com – Merger Surabaya United dan PS Polri yang melahirkan SU Bhayangkara memperoleh berbagai tanggapan dari supporter. Tiga kelompok supporter yang berbasis di Surabaya serta Sidorajo menyikapi hal itu dengan positif. Namun, ada juga yang tidak mau berkomentar.

Salah satu pentolan Bonek Independent, Saputra, begitu mengapresiasi langkah Surabaya United yang memutuskan untuk merger dengan PS Polri. Ia berasumsi hal ini adalah usaha yang bagus demi menyelesaikan beberapa masalah yang menghalangi perkembangan sepakbola Indonesia.

Saputra menilai dengan kehadiran unsur Polri di dalam salah satu kontestan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 adalah upaya untuk memuluskan jalannya kompetisi periode panjang itu.

Polri memanglah memiliki peran besar dalam kelancaran jalannya sebuah kompetisi di Indonesia. Mereka mempunyai kewenangan untuk masalah perizinan. Tidak dipungkiri lagi, pada 2015 lalu, QNB League mesti dihentikan karena Mabes Polri tidak memberikan izin untuk melangsungkan kompetisi.

Tidak cuma memeberi keuntungan pada sepakbola Indonesia saja, Saputra menilai Surabaya United juga akan diuntungkan dari penggabungan dua tim itu. Termasuk jumlah supporter yang semakin banyak. Hal itulah yang tidak mereka peroleh sejak 2011 lalu.

“Jika ada unsur Polri pada Surabaya United, saya meyakini fans akan semakin banyak. Pasalnya anggota Polri di area Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya sangat banyak. Mudah sekali bagi Polri untuk menggerakkan massa ke stadion,” kata Saputra, seperti dikutip Bola.com.

Hal seirama juga disampaikan oleh Ketua Deltamania, Syaiful Baqirok. Pihak yang juga dilibatkan dalam usaha SU Bhayangkara mendekati supporter dari Sidoarjo itu menyebutkan bahwa merger Surabaya United dengan PS Polri sangat positif. Alasannya adalah faktor keamanan untuk Deltamania sepanjang SU Bhayangkara memakai Stadion Gelora Delta sebagai home base mereka di ISC A.

“Ini akan membuat kami lebih mudah menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian. Apalagi Deltamania yang akan jadi tuan rumah ingin SU Bhayangkara mendapat dukungan dengan baik,” ujar Baqirok.

Sementara dedengkot supporter Surabaya dari Yayasan Supporter Surabaya, Devara “Sinyo” Noumanto memilih untuk tidak berkomentar. Ia serta kelompok supporter yang memberi dukungan kepada Surabaya United saat masih bernama Persebaya memilih bungkam.