Simeone Tanggapi Kegagalan Timnya Juarai Liga Champions Musim Ini
Simeone tidak hanya selamati Real Madrid tapi juga ungkapkan penyesalannya karena gagal antarkan timnya jadi juara

Bolahero.com – Pelatih Atletico, Diego Simeone tanggapi kegagalan timnya juarai Liga Champions musim ini karena sekali lagi mereka dikalahkan Real Madrid pada pertandingan babak final. Menghadapi Madrid di San Siro, Minggu (29/5/16) dini hari WIB, Antoine Griezmann dkk mesti tertunduk karena mereka kalah lewat drama adu penalti yang berakhir 3-5 untuk kemenangan El Real.

Atletico Madrid sebenarnya nyaris saja menyegel trofi juara Liga Champions 2015-2016 andai saja Griezmann mampu mencetak gol melalui titik putih di menit awal babak kedua. Sayang sepakannya masih belum menemui sasaran dan Atletico pun menyudahi babak kedua dengan skor 1-1 setelah Carrasco mencetak gol balasan untuk timnya yang sempat tertinggal oleh gol Sergio Ramos di babak pertama.

“Pertama-tama saya ingin memberikan ucapan selamat kepada mereka (Real Madrid). Dan sekali lagi mereka jauh lebih kuat dibandingkan kami, kali ini melalui adu penalti. Kami memulainya dengan buruk. Kemudian kami menyusun diri dengan terorganisir semenjak menit 20,” ucap Simeone seperti dilansir oleh situs resmi UEFA.

“Pada babak kedua, kami memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan dengan cepat. Tetapi niat kami sudah cukup jelas,” imbuh manajer asal Argentina ini menyoroti kegagalan Griezmann saat mengeksekusi penalti di awal babak kedua setelah tendangannya hanya membentur mistar gawang.

Dua kali menelan kekalahan di babak final setelah bermain imbang selama 90 menit tentu saja terasa menyakitkan bagi seluruh punggawa Los Colchoneros karena mereka gagal melakukan revans. Hal ini juga diakui oleh Simeone yang mengaku kecewa sekaligus merasakan penyesalan yang sangat dalam karena dirinya gagal memenuhi impian dari para fans yang sudah datang untuk mendukung mereka.

“Saya tidak tahu manakah kekalahan yang lebih menyakitkan. Tapi bagi saya yang sangat menyakitkan adalah melihat adanya luka dari orang-orang yang sudah membayar untuk datang ke Milan,” sambung Simeone yang merasa sedih karena gagal mempersembahkan trofi juara untuk para pendukung timnya yang sudah jauh-jauh datang ke San Siro. “Saya merasa memiliki tanggung jawab karena saya tak mampu mempersembahkan apa yang mereka inginkan. Hal itu yang menurut saya sungguh sangat meyakitkan,” tutup Simeone.