MUnchen PD melawan Atletico
Bayern Munchen tak perlu khawatir

Bolahero.Com – Dalam dua musim terakhir Liga Champions, Bayern Munich selalu dikandaskan oleh wakil Spanyol. Lantas, akankah hal itu terulang di musim ini?

Dua musim yang lalu, langkah Bayern berhenti di semi final usai ditundukkan Real Madrid. Mereka kalah telak dengan agregat 0-5 dari Los Merengues. Musim setelahnya, Die Roten kembali ke babak semi final. Tapi lagi-lagi langkah mereka dipupuskan wakil Spanyol lainnya, Barca. Kekalahan 0-3 di leg I tidak berhasil ditebus di leg II, di mana mereka hanya menang 3-2.

Bayern PD Menatap Laga Versus Atletico Madrid

Bayern lagi-lagi mesti berjumpa tim asal Spanyol di semi final Liga Champions musim ini. Atletico bakal jadi batu sandungan mereka untuk menyabet titel Liga Champions terakhir bersama Pep Guardiola.

Apakah Bayern masih trauma dengan pengalaman dua musim sebelumnya? Salah satu penggawa Die Roten, Thiago Alcantara menganggap hal itu tidak perlu dipikirkan.

“Menurut saya bukan ide yang bagus untuk mengingat hasil buruk di masa lalu. Itu sebabnya mengapa saya selalu menatap ke depan,” ujar eks gelandang Barca itu seperti dikutip laman resmi Liga Jerman.

Kendati demikian, Thiago mengaku musim ini ada atmosfer yang sedikit berbeda, lantaran mereka masih mesti berkonsentrasi. Di dua musim sebelumnya, mereka telah meyakinkan gelar juara liga di titik yang sama dengan musim ini.

Pada musim 2013/2014, mereka dipastikan merengkuh titel juara pada 25 Maret pada saat liga masih tersisa tujuh pertandingan. Sementara di musim berikutnya, mereka juara pada 25 Mei, dengan tersisa empat pertandingan minggu.

Musim ini, Bayern baru dapat mengunci gelar juara pada pekan ke-32 di akhir minggu ini atau pada saat liga tersisa tiga pertandingan lagi. Tapi itu juga bukan sebuah masalah besar untuk Thiago.

Semi final merupakan sebuah tantangan, tidak peduli di kompetisi manapun. Mungkin memang ada hal yang berbeda dibanding beberapa musim lalu. Kami masih harus berjuang untuk mengunci gelar juara Liga Jerman serta penuh usaha keras. Mungkin saja kami lebih matang menjadi sebuah tim,” ungkapnya.