Roy Hodgson Umumkan Pengunduran Dirinya
Kekalahan atas Islandia membuat Roy Hodgson memutuskan untuk mundur

Bolahero.com Roy Hodgson umumkan pengunduran dirinya usai langkah Inggris di ajang Piala Eropa 2016 ini mesti berakhir di babak 16 besar lantaran mereka dikalahkan oleh Islandia dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini memang cukup mengejutkan sekaligus menjadi kekalahan yang sangat memalukan bagi The Three Lions karena lawan mereka baru pertama kali tampil di turnamen internasional.

Inggris yang unggul lebih dulu gagal menjaga keunggulannya yang membuat Islandia bangkit dengan mencetak dua gol balasan. Usai kekalahan ini, Hodgson memberikan pengumuman bila dirinya dan juga staf pelatih Gary Neville dan Ray Lewington akan meninggalkan jabatan mereka di timnas.

 “Saya merasa sangat kecewa dengan hasil laga malam ini dan terutama dengan kegagalan kami di turnamen ini,” ungkap Hodgson seperti dikutip The Guardian. “Kami tidak berhasil melaju sejauh yang saya harapkan dan jelas sekali ini tak bisa diterima,” lanjutnya.

“Saya merasa bangga dengan pekerjaan yang telah dilakukan oleh staf pelatih saya dan saya sudah menjalani waktu yang cukup panjang sebagai pelatih Inggris. Transisi dari skuad dengan rata-rata usia 30 tahun sampai sekarang menjadi yang termuda di turnamen ini adalah hal yang sangat menakjubkan dan menarik untuk masa depan persepakbolaan Inggris.”

“Saya sebenarnya ingin bertahan untuk satu atau mungkin dua tahun karena bagaimanapun juga saya pragmatis dan saya sadar kita dalam bisnis hasil. Kontrak saya sendiri selalu berakhir setelah Piala Eropa karena itu sekarang merupakan waktu bagi orang lain untuk mengurus kemajuan dari tim ini yang muda, lapar serta berbakat,” ucap Hodgson yang memberikan pernyataan soal rencana dirinya untuk mundur sebagai pelatih timnas.

“Pada akhirnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada media untuk dukungannya selama empat tahun terakhir. Saya juga ingin meminta maaf karena mesti berakhir seperti ini, dengan kegagalan lain di sebuah turnamen. Hal seperti ini memang bisa terjadi. Saat ini apa yang dapat saya lakukan adalah mengharapkan yang terbaik untuk semuanya dan berharap Anda masih bisa melihat tim ini berada di babak final sebuah turnamen besar sesegera mungkin,” tandasnya.