ramos merasa senang
ramos senang barca jatuh

Bolahero.Com – Sergio Ramos menganggap kegagalan Barca dalam beberapa pekan terakhir menjadi keuntungan tersendiri bagi Real Madrid. Oleh karenanya, dia sangat menikmati periode buruk yang sempat dilewati Blaugrana itu.

Sergio Ramos Senang Barca Terpuruk

Sebelum akhirnya bangkit dengan menaklukkan Deportivo La Coruna dengan skor telak 8-0 akhir minggu lalu, Barca melaju dengan tidak pasti. Dalam enam laga terakhir The Catalans di seluruh kompetisi, Blaugrana hanya mendulang satu kali kemenangan serta kalah empat kali.

Laju buruk mereka itu termasuk saat ditaklukkan Atletico Madrid di Liga Champions yang membuat Blaugrana tersingkir serta gagal mempertahankan gelar juara. Sementara empat laga tanpa kemenangan di La Liga, termasuk tiga kekalahan secara berturut-turut telah memangkas jarak Barca dengan para rivalnya.

Saat ini di jornada ke-33, nilai 76 yang dipunyai Barca telah disamai oleh Atletico Madrid. Sementara Real Madrid yang awalnya pernah ketinggalan sampai 12 angka sesudah kalah dari Atletico pada bulan Februari lalu, saat ini hanya berjarak satu angka dari El Barca.

“Sudah pasti saya menikmati rentetan hasil negatif yang dialami Barca. Saya senang karena itu menguntungkan kami,” kata Ramos.

“Kendati demikian, saya tidak ingin ada hal buruk terjadi kepada tim manapun. Saya menikmati fase sulit mereka dalam aspek olahraga. Semua hal yang tidak baik bagi Barcelona itu sangat baik bagi El Real.”

Tumbangnya Barcelona dalam duel El Clasico di Camp Nou awal bulan April ini menjadi salah satu hasil negatif yang dituai Barca sepanjang fase negatif itu. Hasil itu memulai rentetan tiga kekalahan secara berturut-turut yang dihadapi Barca sampai membuat jarak di klasemen hanya sebatas selisih gol.

“Menang di Camp Nou merupakan telah ‘memukul’ mereka. El Clasico senantiasa lebih dari hanya sekadar tiga angka. Itu adalah satu laga dalam semusim. Kegagalan itu sangat menyultkan mereka secara mental,” lanjut kapten Real Madrid itu.

“Mereka mungkin telah memastikan trofi liga, namun justru yang terjadi sebaliknya. Kami memangkas jarak dan pasti menimbulkan kesangsian.” Liga ada di genggaman mereka, karena mereka mempunyai semua hal di tangan mereka. Jadi mereka pasti akan kehilangan gelar jikagagal menjadi juara.