raineri bahagia
momen sempurna leicester

Bolahero.Com – Sang juara liga Inggris, Leicester City, memang sudah resmi menjuarai liga Inggris dari pekan lalu, tetapi pesta kemenangan dan pesta pengangkatan trofi liga Inggris baru akan dilaksanankan hari Sabtu kemarin (7/5/16), saat mereka menghadapi Everton di King Power Stadium. Pesta perayaan Leicester hari Sabtu kemarin pun terasa sangat lengkap dengan kemenangan yang berhasil diraih oleh anak asuh Claudio Ranieri, 3-1, dari tim asal kota Liverpool itu. Hasil ini pun semakin menambah kedigdayaan pasukan Ranieri sebagai juara liga Inggris.

Sempurna Untuk Anak Asuh Raineri

Kedua tim menurunkan tim terbaik mereka. Terkhusus untuk Leicester, mereka akhirnya kembali diperkuat oleh sang bintang, Jamie Vardy, yang sempat absen akibat hukuman kartu merah yang diterimanya di dua pekan yang lalu. Everton pun tampil dengan tim terbaiknya di pertandingan ini guna mengejar Chelsea untuk berada di jalur 10 besar klasemen. Pembukaan pertandingan pun berjalan meriah dengan hadirnya penyanyi legendaris Italia, Andrea Bocelli, bernyanyi untuk public Leicester.

Pertandingan berjalan dengan tensi cepat sejak menit pertama. Leicester yang bertindak sebagai tuan rumah tampil menggila lebih awal guna mengejar gol. Hasilnya sangat cepat. Serangan pertama di menit ke 5 Leicester langsung berbuah gol setelah Andy King mengirim umpan ke kotak pinalti Everton dan langsung disambar oleh sang bintang, Jamie Vardy. Setelah itu, giliran King dan Kante yang mengancam gawang Everton. Sayangnya, kiper Everton, Joel Robles. Akhirnya, di menit ke 33, Leicester sukses mencipta satu gol lagi. Mahrez yang menusuk dari sisi kanan pertahanan berhasil menciptakan bola liar yang berhasil dimanfaatkan oleh Andy King menjadi gol. Babak pertama pun berakhir dengan skor sementara 2-0.

Di babak kedua, giliran Everton unjuk taji. Oumar Niasse dan Romelu Lukaku mempunyai kesempatan. Sayangnya, Schmeichel tampil sigap. Leicester justru mendapatkan gol ke 3 mereka usai Vardy dilanggar di kotak pinalti. Vardy pun tidak membuang peluang dengan mengeksekusikan pinalti dengan sempurna. Di menit 88, Kevin Mirallas menipiskan jarak, tetapi itu adalah gol terakhir di pertandingan itu. Leicester pun mengakhiri pesta kemenangan mereka dengan sempurna di King Power Stadium.