Penyesalan Deschamps Setelah Prancis Gagal Juara
Pelatih Prancis ungkapkan penyesalan dirinya setelah gagal persembahkan trofi juara

Bolahero.com – Penyesalan Deschamps setelah melihat timnya gagal menjadi juara memang begitu terasa apalagi Prancis menyandang status sebagai tim tuan rumah sekaligus menjadi tim favorit juara pada pertandingan final Piala Eropa 2016 yang dihelat di Stade de France, Senin (11/07/16) dini hari WIB.

Pelatih Les Blues, Didier Deschamps, mengakui jika dirinya begitu menyesal sekaligus merasa sedih karena tidak berhasil mempersembahkan trofi juara di hadapan pada suporter timnas Prancis yang memadati Stade de France untuk memberikan dukungan kepada Paul Pogba dan kawan-kawan yang menelan kekalahan tipis saat menghadapi Portugal yang unggul berkat gol telat yang dicetak oleh Eder di menit injury time.

Prancis sendiri sempat mendapat angin segar setelah bintang andalan Portugal, Cristiano Ronaldo terpaksa meninggalkan lapangan karena mengalami cedera. Namun beberapa peluang yang mereka miliki gagal dikonversi menjadi gol hingga pertandingan waktu normal berakhir. Petaka datang di menit ke-109 usai Eder menjebol gawang Prancis. Tidak heran penyesalan Deschamps yang paling besar adalah dirinya gagal memberikan trofi untuk para pendukung timnya.

“Tentu saja perasaan yang mendominasi saat ini adalah rasa kekecewaan yang teramat besar. Adalah kejam sekali untuk kalah di partai final seperti itu. Tetapi saya juga mesti memberikan ucapan selamat untuk Portugal,” ucap Deschamps seperti yang dilansir dari situs resmi UEFA.

“Jelas bahwa kamu memiliki peluang-peluang dan kami tak cukup tajam. Kami tak cukup tenang tetapi saya tak bisa memendam apa pun terhadap para pemain karena mereka semua telah memberikan segalanya pada malam ini,” lanjut Deschamps.

Yang menjadi penyesalan Deschamps adalah kegagalan untuk memberikan pesta perayaan juara untuk para suporter timnas Prancis namun menurut dirinya keberhasilan timnya bisa melangkah hingga ke tahap ini sudah menunjukkan banyak hal yang positif. “Kami sangat ingin memenangi trofi ini untuk menyenangkan para penggemar. Ada banyak sekali hal positif tetapi sulit untuk melihatnya pada saat ini,” sahutnya.

“Segala yang sudah kami lalui selama beberapa pekan dan bulan terakhir ini berjalan positif. Jadi saya merasa kecewa saja karena kami tak bisa memenangi trofi ini untuk jutaan penggemar kami,” tandas pelatih berusia 47 tahun tersebut.