Langkah konkrit pemerintah ditunggu oleh klub-klub yang selama ini terpinggirkan

Bolahero.com – Pemerintah diminta mengakomodir klub yang terasingkan menyusul pencabutan sanksi pembekuan PSSI. Tercatat sedikitnya sebanyak tujuh klub saat ini mendapatkan status terhukum oleh PSSI dan klub-klub tersebut selain tidak diperkenankan untuk mengikuti kompetisi, sampai dengan saat ini status keanggotaan mereka pun di federasi juga dihapus.

Ketujuh klub yang terpinggirkan tersebut mulai dari Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, Persipasi Kota Bekasi, Arema Indonesia, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro dan Lampung FC. Mereka saat ini masih terus memperjuangkan haknya dengan membentuk AKSI (Aliansi Klub Sepakbola Indonesia).

Kepada wartawan, Haris Fambudy selaku Direktur Operasional Arema Indonesia meminta supaya pemerintah turut memperhatikan keadaan mereka. “Pemerintah tentu saja harus mau mendengarkan klub-klub yang terdzalimi. Mungkin jumlahnya bukan hanya tujuh, namun ada klub-klub lainnya yang selama ini juga masih terpinggirkan,” ujar Haris Fambudy.

Haris Fambudy juga mendesak agar pemerintah mengambil langkah kongkrit agar klub-klub yang mendapatkan sanksi dari PSSI ini bisa mendapatkan kejelasan status karena hal ini sangat merugikan banyak pihak. “Pemerintah juga perlu mengakomodir klub-klub yang selama ini statusnya sudah dibuat tidak jelas oleh PSSI. Kenapa? Karena kami juga adalah rakyat Indonesia. Jadi sudah sewajarnya pemerintah ikut hadir dan mengawasai persoalan ini,” lanjutnya.

Haris juga menambahkan pencabutan SK pembekuan PSSI yang ini diharapkan bisa memberikan dampak yang siginfikan terhadap persepakbolaan nasional. “Kalau memang dicabut berarti akan ada KLB. Jadi, kami sangat mendukung KLB digagas oleh mereka yang netral dan juga mengerti soal aturan FIFA/AFC,” tandasnya.