Gaetjens
On this Day (29 Juni): Inggris Takluk dari Amerika Serikat di Piala Dunia

Bolahero.com – Hari ini, (29 Juni) 66 tahun yang lalu, menjadi hari yang amat tidak menyenangkan bagi timnas Inggris. Menjadi tim yang diunggulkan, mereka justru kalah 1-0 dari Amerika Serikat di ajang Piala Dunia 1950.

Inggris sempat absen dalam tiga edisi Piala Dunia sebelumnya, lantaran perselisihan dengan FIFA berkaitan pembayaran pemain-pemain amatir. Inggris serta Amerika Serikat berada di grup 2, berbarengan Spanyol dan Chile. Pada saat itu, aturannya adalah cuma ada satu tim yang berhak maju ke babak berikutnya.

Sebelum saling bertemu, Inggris dan Amerika Serikat telah melakoni masing-masing satu laga. Inggris sukses menaklukkan Chile 2-0, sedangkan Amerika Serikat dihajar 3-1 oleh Spanyol. The Three Lions juga disebut sebagai “Raja Sepakbola” di masa itu serta dijagokan oleh banyak pihak dapat memenangkan pertandingan, terlebih mereka menghadapi Amerika Serikat yang dihuni pemain-pemain kurang pengalaman.

Sebelum laga yang bergulir di Estádio Independência, Belo Horizonte, Brasil, Pelatih Inggris, Sir Walter Winterbottom, tidak bisa memasukkan nama Sir Stanley Matthews pada starting XI. Walau terbelit masalah, Inggris memulai laga ini dengan apik. Bahkan penjaga gawang AS, Frank Borghi dipaksa lakukan beberapa penyelamatan krusial.

Masuk menit ke-36, AS pada akhirnya berhasil unggul melalui gol Joe Gaetjens, pemain yang bekerja part time sebagai pencuci piring. Sesudah memperoleh bola dari sayap kanan, kapten AS Walter Bahr melepas tendangan ke arah tiang jauh. Penjaga gawang Inggris, Bert Williams sebenarnya sempat menghalau bola. Namun bola justru lepas dan langsung disambut oleh Gaetjens.

Uniknya, wajah Gaetjens menghadap ke arah rumput saat menyodorkan bola, hingga ia tak melihat bolanya masuk ke dalam gawang. Gol itu pun dikenang dengan sebutan “Keajaiban Rumput”. Ketinggalan satu gol, Inggris berupaya mencetak gol balasan, namun gol penyama tak kunjung bisa dibuat hingga akhir laga.

Alf Ramsey, yang lalu menjadi pelatih Inggris di Piala Dunia 1966, sebenarnya menceploskan gol melalui tembakan bebas, namun gol itu dianulir. Gaetjens juga nyaris membuat gol kedua, meskipun gagal. Namun satu golnya telah cukup untuk memasukkan namanya dalam sejarah Piala Dunia.