Bolahero.com Marc Wilmots mesti merelakan jabatannya sebagai pelatih Timnas Belgia dicopot setelah dirinya gagal mencapai target yang diusung pada ajang Piala Eropa 2016 yang dihelat di Prancis. Kabar mengenai dipecatnya Wilmots sebagai pelatih timnas Belgia ini disampaikan secara langsung oleh Presiden Asosiasi Sepakbola Belgia, Francois de Keersmaecker belum lama ini.

“Target yang kami pasang untuk Piala Eropa tidak berhasil kami capai. Kami membutuhkan momentum yang baru,” ungkap Keersmaecker seperti yang diberitakan oleh BBC. “Asosiasi Sepakbola Belgia sudah mencapai kesepakatan dengan Marc Wilmots untuk mengakhiri kontraknya yang bertahan hingga 2018,” lanjut pernyataan tersebut.

Wilmots sendiri diberhentikan dari tugasnya sekitar dua pekan pasca Belgia ditundukkan oleh oleh Wales saat kedua tim saling bertemu di babak perempatfinal Piala Eropa 2016. Pada laga tersebut secara mengejutkan Eden Hazard dan kawan-kawan dikandaskan oleh Wales yang berstatus sebagai tim debutan dengan skor telak 1-3.

Secara keseluruhan sebenarnya The Red Devils bermain kurang begitu maksimal di mana mereka memulai turnamen ini dengan kekalahan 0-2 dari Italia. Di partai selanjutnya timnas Belgia mampu mencatatkan kemenangan masing-masing atas Republik Irlandia (3-0) dan Swedia (1-0) yang membuat mereka lolos ke babak selanjutnya. Di fase knock out ini Belgia tampil mengesankan saat membenamkan Hongaria empat gol tanpa balas. Sayangnya pada akhirnya langkah mereka terhenti oleh Wales dan kegagalan ini terasa menyesakkan mengingat Belgia yang datang sebagai tim unggulan ini juga dinilai sedang berada di era keemasan mereka jika melihat skuat yang dimiliki.

Media bahkan menyebut skuat yang dimiliki oleh Belgia sebagai ‘golden generation’ karena ada beberapa pemain muda yang cukup bersinar yang mereka miliki seperti penjaga gawang Thibaut Courtois, Eden Hazard, Toby Alderweireld dan Romelo Lukaku. Kinerja Wilmots sebagai pelatih timnas Belgia juga tidak buruk-buruk amat karena selama empat tahun menjalani tugas sebagai pelatih timnas, Wilmots berhasil mengantarkan Belgia menduduki posisi kedua dunia padahal sebelumnya mereka hanya bertengger diurutan ke-54. Dari 51 laga yang dijalaninya sebanyak 34 kemenangan dan delapan hasil imbang berhasil ditorehkan oleh pelatih berusia 47 tahun tersebut.