Fellaini merasa aneh
Fellaini akan melawan mantan klubnya

Bolahero.Com – Nama Marouane Fellaini beranjak mencuat di Premier League saat ia membela Everton. Jelang menghadapi Everton di babak semi final FA Cup, pemain internasional Belgia itu merasakan sensasi yang aneh.

Fellaini Merasa Aneh Melawan Mantan Klub 

Para pemandu bakat klub Eropa diberitakan telah memonitor Fellaini saat ia masih berkarier di Standard Liege. Akan tetapi, pemain dengan gaya rambut nyentrik itu lebih memilih memperkuat Everton pada tahun 2008. Fellaini awalnya menolak tawaran dari United serta Aston Villa.

Toh, jodoh memanglah tak ke mana. Saat David Moyes ditunjuk jadi pelatih United pada musim 2013/14, Fellaini juga turut dibawa.

Karier Fellaini di United tak senantiasa mulus. Jeblok di musim debutnya, ia lalu bangkit di musim berikutnya, di mana ia dapat menceploskan 7 gol dalam 31 laga. Musim ini, Fellaini kembali kesusahan, meski ia masih dapat membantu 3 gol dalam 28 aksi.

Dalam sebagian laga paling akhir, Fellaini hanya mendapat beberapa kali kesempatan masuk starting XI, termasuk saat menghadapi West Ham United di partai ulangan perempat final FA Cup. Namun, di laga itu ia berhasil menceploskan 1 gol, yang sekaligus menolong United maju ke semi final.

Sabtu (23/4) malam nanti, MU bakal menghadapi Everton di semi final. Fellaini memang belum tentu dimainkan oleh Van Gaal. Akan tetapi apabila ia dimainkan, ia mengakui akan merasa aneh menghadapi mantan timnya di satu laga yang bisa dibilang sangat penting itu.

Menghadapi mantan klub yang pernah Anda bela memang selalu aneh. Namun, kami tahu apa yang mesti kami kerjakan. Kami ingin melaju ke partai puncak serta tinggal selangkah lagi untuk bisa sampai di sana,” ujar Fellaini pada Soccerway.

Fellaini sendiri pernah bermain melawan MU pada babak semi final FA Cup musim 2008/2009. Saat itu, Everton menang lewat drama adu penalti dengan skor akhir 4-2, sesudah seri 0-0 sepanjang 120 menit.

“Saat itu saya bermain dan berhasil menang. Namun, itu adalah masa lalu, serta kali ini saya ingin menang bersama MU,” ujarnya sembari mengingat masa lalunya itu.