Kovavic Diminati Empat Klub Eropa
Liverpool menjadi klub yang sudah memulai mengajukan penawaran untuk Kovavic

Bolahero.com – Gelandang muda Real Madrid, Mateo Kovavic diminati empat klub Eropa yang tertarik untuk memboyong pemain yang bersangkutan pada bursa transfer musim panas mendatang. Nama Kovavic sendiri memang menjadi ‘komoditi’ panas pada bursa transfer kali ini mengingat Los Blancos disebut-sebut berencana untuk melepas pemain yang mereka rekrut dari Inter Milan tersebut pada musim panas lalu.

Menurut kabar yang dilansir dari Football Italia, disebutkan bila ada empat klub yang saat ini tengah mengincari pemain berusia 22 tahun tersebut. Keempat klub tersebut antara lain Juventus, AC Milan, AS Roma dan Liverpool. Sebagaimana yang diketahui si pemain memang tengah dispekulasikan masa depannya bersama Real Madrid. Kondisi ini dikarenakan Kovavic tidak kunjung juga mendapatkan posisi di skuad utama Madrid.

Malahan sepanjang musim 2015/2016 lalu Kovavic tercatat hanya membuat 25 penampilannya di kancah La Liga. Tentu saja situasi ini membuat sang pemain mulai memikirkan kembali masa depannya di Santiago Bernabeu apalagi Real Madrid juga tengah berupaya untuk mendatangkan sejumlah pemain baru sehingga kondisi ini akan membuat posisi Kovavic semakin terpinggirkan nantinya.

Namun dari sejumlah klub yang memintai Kovavic ini baru Liverpool saja yang siap untuk mengajukan penawaran resmi kepada kubu Madrid. Dari pihak Real Madrid sendiri disebut-sebut siap membuka pintu negosiasi dengan pihak The Reds guna membahas soal transfer Kovavic ke Anfield dan kemungkinan besar juara Liga Champions musim 2015/2016 ini akan bersedia melepas pemainnya tersebut asalkan penawaran yang diberikan oleh Liverpool sesuai dengan persyaratan.

Real Madrid merekrut Kovavic dari Inter Milan dengan nilai transfer sebesar 31 juta euro atau sekitar Rp 466 miliar. Diharapkan mampu menjadi andalan di lini tengah yang terjadi justru Kovavic lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk di bangku cadangan. Pembelian Kovavic sendiri dilakukan di era Rafael Benitez namun setelah Benitez digantikan oleh Zinedine Zidane nampaknya si pemain tidak masuk ke dalam skema permainan sang pelatih yang jarang sekali memberikan kesempatan kepada pemainnya itu untuk menjadi starter dalam timnya.