Kabar Liga Italia : Dikritik, Gianluigi Buffon Tegaskan Belum Mau Pensiun

Dikritik habis-habisan, Kiper Juventus Gianluigi Buffon mengaku belum pikirkan tentang pensiun.

0
Kabar Liga Italia
[image source AP Photo/Laurent Cipriani]

Bolahero.com – Kabar Liga Italia : Kiper Juventus Gianluigi Buffon menolak untuk menetapkan tanggal pasti kapan dia akan pensiun. Belakangan ini, Buffon, 38, memang sering mendapat kritik dari berbagai pihak. Ini karena dirinya dinilai telah melakukan banyak kesalahan dalam beberapa pekan terakhir. Pertama, ketika Italia melawan Spanyol dan kemudian saat Juve melawan Udinese akhir pekan lalu.

Kendati demikian, kiper veteran Italia itu menolak anggapan bahwa masanya akan segera berakhir. Kepada Mediaset television, Kapten timnas Italia itu mengaku dirinya justru sangat menikmati semua kritik yang datang kepadanya.  Menurut Buffon, dia memang hidup untuk menghadapi hal semacam itu. Dan dia akan berusaha untuk membungkam semua orang yang mengkritiknya.

Buffon sempat mengatakan bahwa dia mungkin akan pensiun setelah Piala Dunia 2018. Ketika itu, usianya akan menginjak 40 tahun. Tapi hingga detik ini, dia belum pernah memastikan kapan itu akan dilakukannya. Namun, Buffon sadar bahwa hari itu akan tiba.

Baca juga:

 

“Pensiun? Jika saat itu tiba, saya akan menerimanya dengan hati lapang. Tapi untuk saat ini saya tidak memikirkan hal itu,” katanya, seperti dilansir ESPN (18/10/2016).

Kurang dari dua minggu setelah membuat blunder langka dengan Italia, kiper Gianluigi Buffon kini telah kembali ke performa terbaiknya. Juventus berhasil meraih kemenangan 1-0 di Olympique Lyonnais dalam laga lanjutan Liga Champions.

Dalam laga sengit itu, Juan Cuadrado sukses mencetak satu-satunya gol untuk Juve. Namun Buffon yang justru jadi man of the match, karena dia mampu menggagalkan penalti yang dilakukan oleh Alexandre Lacazette pada menit ke-35. Sebelumnya, Buffon juga telah menampilkan beberapa penyelamatan yang sangat sensasional. Terlebih, Juve saat itu hanya turun dengan 10 pemain, setelah Mario Lemina diganjar kartu merah.

“Kami sudah melakukan yang terbaik malam ini. Kami kalah, tapi kami bisa melawan Buffon. Dia sensasional,” kata kapten Lyon, Maxime Gonalons.

Kabar Liga Italia
[image source sport.es]
Buffon kala itu menukik ke kiri untuk menyelamatkan penalti Lacazette, setelah Leonardo Bonucci menjatuhkan Mouctar Diakhaby di dalam kotak penalti. Tak hanya itu. Buffon juga berhasil menangkis tembakan Nabil Fekir dengan tangan kanannya di menit ke-50. Pertandingan melawan Lyon benar-benar menjadi pembuktian Buffon kepada para hatersnya, bahwa dia masih layak jadi kiper Italia.

“Kami menderita banyak, tapi kami sedikit beruntung. Dalam pertandingan ini, detail kecil dapat membuat perbedaan,” tukas Buffon usai pertandingan.

Di sebuah konferensi pers setelah pertandingan, Buffon juga mengatakan bahwa sangat penting untuk tetap menjaga ritme permainan, terutama ketika hanya ada 10 pemain di lapangan. Hasil itu membuat Juve naik ke puncak Grup H dengan tujuh poin, dan kini tersisa tiga pertandingan yang harus dilalui si Nyonya Tua.

“Saya senang bahwa saya bisa membantu rekan saya, dan penampilan saya bisa membawa kegembiraan bagi fans,” imbuhnya.

Sebelum pertandingan dimulai, Buffon sempat mengatakan kepada wartawan bahwa dia akan membungkam semua orang yang mengkritiknya. Tak disangka, dia ternyata benar-benar membuktikan janjinya. Penampilan Buffon yang gemilang saat itu memang sangat mempengaruhi semangat para pemain La Vecchia Signora.

Gelandang Kolombia Juan Cuadrado berhasil mencetak gol kemenangan di menit ke-76. Gol itu tercipta setelah dia mengalahkan bek Lyon Jeremy Morel dan meluncurkan sebuah tembakan tak terbendung ke pojok atas. Kemenangan itu membuat Juventus unggul dari Sevilla, yang menang 1-0 di Dinamo Zagreb, dengan selisih gol. Atas penampilan cemerlangnya, Buffon langsung dikerumuni oleh rekan setimnya dan juga oleh para fans saat dia merayakan kemenangan Juve.