Kabar Liga Inggris : Bertandang ke Markas Chelsea, Ini yang Harus Dilakukan Leicester

Akhir pekan ini, English Premier League akan menyajikan big match yang mempertemukan antara Chelsea vs Leicester City.

0
Kabar Liga Inggris
[image source sportyhighlights.com]

Bolahero.com – Kabar Liga Inggris : Akhir pekan ini, English Premier League akan menyajikan big match yang mempertemukan antara Chelsea vs Leicester City. Laga ini pun diprediksi bakal sangat ketat, mengingat keduanya berjibaku untuk menujukkan kualitas serta konsistensi mereka.

Chelsea di bawah asuhan Antonio Conte dinilai berbeda. Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri mengatakan bahwa Chelsea musim ini bukanlah Chelsea musim lalu. Kedatangan Antonio Conte adalah salah satu faktor utamanya.

Leicester musim lalu mampu tak terkalahkan saat bertemu Chelsea di Premier League dengan sekali menang dan sekali imbang. Namun musim ini Ranieri yakin The Blues sudah berubah banyak.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Antonio Conte telah mengubah bentuk Chelsea, jadi kami harus berjuang,” ujarnya.

Untuk itu, di laga kali ini Ranieri mengatakan bahwa akan ada kemungkinan rotasi saat timya bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge.

Kabar Liga Inggris
[image source getwestlondon.co.uk]
Adanya tugas internasioanl yang diemban para pemainnya selam sepekan terakhir membuat dirinya harus berpikir untuk menentukan komposisi yang pas pada timnya.

“Semua pemain telah datang dari tugas internasional hari Kamis. SEkarang kami harus melihat siapa yang punya recovery dengan baik baru kemudian saya memilih susunan pemain. Semua klub punya masalah yang sama. Untungnya semua pemain OK,” imbuhnya.

Di sisi lain, Leicester City patut bergembira usai kabar mengenai Danny Drinkwater yang membaik. Gelandang andalan The Foxes ini pun siap dimainkan kontra Chelsea akhir pekan ini. Drinkwater tak dipanggil untuk memperkuat timnas Inggris di kualifikasi Piala DUnia 2018 setelah dirinya mengalami cedera ringan di pangkal pahanya. Namun proses pemulihannya ternyata berjalan lebih cepat.

Dalam latihan hari Kamis kemarin, Drinkwater mampu menjalani semua sesi latihan dan menutup sesi latihan dengan sangat baik. Hal ini sendiri dikonfirmasi oleh pelatih The Foxes, Claudio Ranieri.

Namun sembuhnya Drinkwater di skuad Leicester City bukan menjadi jaminan atas permaian apik The Foxes nanti. Pasalnya, dalam tujuh laga Premier League, anak asuh Ranieri ini hanya mampu dua kali menang, dua kali imbang, dan selebihnya kalah. Banyak yang menilai menurunnya performa tersebut karena faktor kepergian N’Golo Kante yang menyeberang ke Chelsea. Meskipun pelatih Ranieri menampik hal itu, namun faktanya kepergian gelandang Prancis itu membuat Danny Drinkwater seperti kehilangan tandem idealnya.

Saat ini, Leicester tercecer di peringkat 12 klasemen sementara dengan poin 8. Padahal, Leicester di musim ini meyandang predikat sebagai juara bertahan Premier League. Tidak seharusnya penampilan mereka seburuk ini.

Saat ditanya mengenai konsistensi permainan timnya, Claudio Ranieri pun tak habis pikir mengapa timnya justru menurun di musim ini. “Sulit untuk mencari alasan mengapa kami bisa seperti ini,” kata Ranieri.
Baca juga:

 

Tiga kekalahan yang diderita oleh Leicester yakni saat melawan Hull City, Liverpool, dan Manchester United. So, akankah di laga lawatan ke Stamford Bridge kali ini akan menjadi kekalahan Leicester yang keempat?

“Sekarang sangat penting untuk menjaga semua pemain dalam kondisi yang sangat baik dan saya akan mencoba untuk mengelola dan merotasi pemain saya dengan baik. Chelsea? Kita akan melihatnya nanti,” sambungnya.

Besar kemungkinan Ranieri akan melakukan permainan rapat dengan pertahanan kokoh serta serangan balik cepat. Keberadaan pemain-pemain seperti Riyad Mahrez dan Jamie Vardy harus diwaspadai oleh lini belakang The Blues, belum lagi nama Islam Slimani yang sudah membuktikan ketajamannya sejak didatangkan dari Sporting Lisbon.

Strategi yang diterapkan Ranieri bahkan menuai pujian dari Jose Mourinho. Pelatih Manchester United tersebut mengatakan bahwa Leicester City dalah tim yang punya serangan balik mematikan. Kemudian Jamie Vardy dinilai penyerang terbaik dalam skema serangan tersebut.

“Mereka (Leicester) sangat berbahaya dalam serangan balik dan Vardy adalah penyerang terbaik dalam serangan balik di sepakbola Inggris,” ujar Mourinho.