Info Seri A : Kembangkan Pemain Muda, Bologna Jalin Kerja Sama Dengan Montreal Impact

Manajer Bologna Roberto Donadoni mengatakan bahwa klubnya akan menjalin kemitraan dengan klub Kanada Montreal Impact.

0
Info Seri A
[image source biografieonline.it]

Bolahero.com – Info Seri A : Manajer Bologna Roberto Donadoni mengatakan bahwa klubnya akan menjalin kemitraan dengan klub Kanada Montreal Impact. Kedua klub ini memang dimiliki oleh orang yang sama. Dia adalah seorang pengusaha asal Kanada bernama Joey Saputo.

Donadoni mengatakan bahwa kemitraan tersebut akan saling menguntungkan dan juga dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi pemain muda berbakat di sepak bola Italia. Seperti dikutip dari ESPN (18/10/2016), Joey tertarik untuk membangun ikatan yang kuat antara waralaba Major League Soccer dan klub Italia, sehingga pemain bisa bergerak bebas dari satu klub ke klub yang lain.

“Ada beberapa klub yang ingin melakukan hal semacam ini. Salah satunya Bologna. Presiden kami adalah pemilik sebuah klub di Montreal dan kini dia sedang menjajaki penggabungan antara dua klub,” kata Donadoni kepada Sportitalia.

Kebijakan semacam ini juga pernah diterapkan oleh raksasa Inggris Manchester City, di mana klub tersebut menjalin kerja sama dengan New York City FC. Kesepakatan itu membuat The Citizen bisa bebas mengirim pemain mereka dengan status pinjaman ke New York City FC. Seperti misalnya, City sempat mengirim Angelino dan Shay Facey pada tahun 2015 lalu ke klub Amerika tersebut.

Baca juga:

 

Montreal memang menjadi klub yang cukup populer di kalangan pemain Serie A. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh presidennya yang juga mempunyai klub di liga Italia. Mantan pemain AC Milan, Parma, Sampdoria, Fiorentina, Napoli dan mantan gelandang Verona, Marco Donadel, serta mantan penyerang Lecce Ignacio Piatti adalah dua mantan pemain Serie A yang saat ini bermain untuk Montreal.

Montreal Impact juga menjadi rumah bagi mantan pemain Chelsea, Didier Drogba. Sayangnya, karir Drogba di klub ini berjalan tidak mulus. Pemain 38 tahun itu menolak untuk bermain lantaran dibangkucadangkan oleh Manajer Montreal Mauro Biello. Ketika itu, Montreal ditahan imbang 2-2 oleh Toronto FC.

Sikap Drogba yang dinilai tidak profesional kemudian membuat Biello tidak mencantumkannya dalam skuad. Namun, pada hari Selasa (18/10/2016) lalu, Presiden Montreal Joey Saputo telah mengkonfirmasi bahwa striker Pantai Gading itu akan kembali ke Montreal untuk sisa musim Canadian Major League Soccer dan menerima peran apapun yang diberikan oleh kepala pelatih.

Info Seri A
[image source AFP PHOTO/FRANCK FIFE]
Tak ingin masalah tersebut merusak keharmonisan tim, Saputo pun segera menyusun pertemuan antara dirinya, Biello, dan Drogba. Kepada awak media, Saputo menyampaikan bahwa masalah itu telah diselesaikan dengan baik.

“Drogba akan menerima peran apapun yang diberikan pelatih, yang tentunya akan berkontribusi terhadap keberhasilan klub,” imbuhnya.

Saputo juga menjelaskan ketika Drogba datang ke Montreal, dia mengatakan kepadanya bahwa dia datang ke klub tersebut untuk menang. Sampai sekarang, menurut Saputo, striker itu masih memiliki tujuan yang sama. Jadi, prioritas utama Montreal saat ini adalah fokus pada pertandingan terakhir musim ini dan playoff mendatang.

“Dengan pemain dan pelatih yang kami miliki di tim, kami yakin bisa memenangkan MLS Cup,” ungkap Saputo.

Kendati demikian, Drogba tetap akan didenda sesuai aturan liga. Sepanjang karirnya di MLS, dia telah membuat 22 penampilan. Dia juga telah mencetak 10 gol, sejak menandatangani kontrak dengan Montreal pada bulan Juli 2015 silam. Meski awalnya merasa kecewa dengan sikap Drogba, Biello mengaku percaya bahwa striker itu “benar-benar” dapat membantu timnya dalam pertandingan krusial yang akan datang.

“Saya masih percaya pada Drogba, dan saya masih ingin dia datang dan menjadi pahlawan seperti tahun lalu,” aku Biello.