Info Liga Italia Terbaru : Agen De Boer Anggap Pemain Inter Banyak ‘Gaya’
Sang agen salahkan pemain sebagai penyebab lambatnya adaptasi De Boer bersama Inter

Bolahero.com Info Liga Italia terbaru kali ini akan membahas tentang keputusan Frank de Boer menjadi pelatih Inter Milan mungkin menjadi hal yang amat disesali olehnya didalam karier kepelatihannya. Setelah meraih sukses bersama Ajax Amsterdam, De Boer justru tak berhasil membuat Inter tampil mengagumkan di beberapa laga.

Sampai akhirnya pihak manajemen Inter pun memecat De Boer sebagai pelatih. Padahal pelatih yang berasal dari Belanda itu baru dipercaya membesut Mauro Icardi dkk selama 3 bulan.

Hal itu pun sempat diungkapkan oleh De Boer sendiri. Dia mengungkapkan betapa berat pengalamannya menjadi seorang pelatih di Inter Milan. Mengenai masa depannya sendiri, De Boer memiliki rencana untuk kembali menjadi pelatih di musim depan.

De Boer ditunjuk sebagai seorang pelatih tak sampai 2 minggu sebelum ajang Liga Italia dimulai pada Agustus 2016 lalu. Lalu dia pun diberhentikan sebagai pelatih pada awal November 2016.

Seperti banyak disampaikan pada info Liga Italia terbaru, sejumlah hasil negatif menjadi penyebab De Boer mengalami pemecatan. Memimpin Inter pada 14 laga kompetitif, De Boer hanya mencatatkan 5 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 7 kekalahan.

Mengetahui keadaan itu lalu mendapat tanggapan dari Guido Albers sebagai agen De Boer. Dia menganggap lambatnya penyesuaian De Boer bersama Inter dikarenakan ada banyak pemain Nerazzurri yang memiliki banyak gaya layaknya superstar.

“Di Inter, De Boer tak memiliki waktu cukup untuk mulai bekerja dan memperlihatkan kualitasnya. Semua orang mengetahui bahwa sangat memerlukan waktu untuk mengenalkan ide-idenya, namun hal itu tak terjadi,” ujar Albers seperti diberitakan oleh Eurosport.

“Inter merupakan klub besar. Semua serba mengagumkan di sana, dan hal tersebut tak perlu dipertanyakan, namun pelatih memerlukan waktu lebih banyak. Walau demikian, dia mengingat pengalamannya yang singkat di kota Milan dengan gembira,” tambahnya.

“Namun sayangnya, yang menjadi masalah bukan hanya dia tak mendapatkan lebih banyak waktu dari pihak manajemen. Akan tetapi juga sikap kurang baik dari beberapa pemain. Beberapa pemain menganggap dirinya layaknya seorang superstar,” ujar Albers menutup. Demikianlah info Liga Italia terbaru kali ini.