Info Bola di Indonesia : Geliat Tim Papan Tengah Setelah Paruh Kedua TSC 2016

Ada progress yang cukup signifikan setelah jeda pertandingan di Torabika Soccer Championship 2016 ini. Hal tersebut ditunjukkan oleh beberap tim yang sebelumnya menghuni papan tengah.

0
Info Bola di Indonesia
[Image source indosiar.com]

Bolahero.comInfo bola di Indonesia kali ini mengulas mengenai bangkitnya beberapa tim di Tanah Air setelah jeda putaran kedua kompetisi Torabika Soccer Championship 2016. Dalam jeda tersebut, nampaknya menjadi berkah tersendiri bagi sebagian besar klub peserta. Pasalnya, setelah jeda putaran pertama, beberapa klub mampu bermain apik dan mendapatkan hasil yang positif.

Diketahui, klub-klub seperti, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar dan Mitra Kukar terlihat sangat sulit menjaga konsistensi permainan di putaran pertama , sehingga tiga tim ini hanya memperoleh peringkat di papan tengah klasemen dan tampak sulit untuk naik ke puncak atas klasemen.

Berkat jeda di putaran kedua, ketiga tim ini langsung melakukan pembenahan dan alhasil sedikit demi sedikit mereka menemukan performa terbaik serta perlahan-lahan merangkak ke papan atas klasemen, terbukti sampai saat ini performa tim-tim tersebut meningkat di putaran kedua Torabika Soccer Championship 2016. Berikut ulasan ketiga tim Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, dan Mitra Kukar yang mengalami kemajuan di putaran kedua.

1. PSM Makassar

PSM sedang mengalami peningkatan dalam segi performa permainan, tim yang dipimpin Robert Rene Alberts tersebut mampu mendapatkan lima kemenangan dan hasil imbang secara berurutan, dan hasil ini didapat sebelum jeda pada putaran kedua TSC 2016.

Info Bola di Indonesia
[Image source mymandapanda.net]
Punggawa tim Samsul Khoiruddin dan kawan-kawan mendapat kemenangan pertama saat melawan Gresik United (skor 3-2), Bali United (skor 4-0) dan Persija Jakarta (skor 1-0). Dua laga lain yang dilakoni PSM diperoleh dengan hasil imbang saat melawan Mitra Kukar (skor 2-2) dan Persipura (skor 0-0).

Hasil yang baik ini terus berlanjut saat memasuki putaran kedua. Pada dua pertandingan awal PSM mampu meraih 4 poin usai menahan Persela Lamongan (skor 2-2 ) dan menang atas Semen Padang (skor 3-2). Kemenangan ini tak lepas dari hadirnya para pemain baru seperti Willem Jan Pluim, Ronald Hikspoors, Paulo Cesar, Luiz Ricardo, dan Titus Bonai.

2. Pusamania Borneo FC

PBFC sebenarnya memiliki materi pemain yang bisa dibilang sangat baik. Pemain seperti Ponaryo Astaman, Diego Michels dan Zulkifli syukur merupakan pemain dengan performa bagus. Namun, kurangnya konsistensi permainan membuat PBFC mengalami keterpurukan di putaran pertama.

Info Bola di Indonesia
[Image source bolindonews.com]
Terbukti, dalam 17 laga di putaran pertama, PBFC hanya memperoleh hasil enam kali menang, lima kali seri dan enam kali kekalahan. Pelatih tim melakukan pembenahan dengan mendatangkan 7 pemain lokal dan 1 pemain asing yakni Flavio Beck Junior untuk menganti posisi Boschetti yang sebelumnya sudah ditarik keluar dari tim.

 

Alhasil, saat masuk putaran kedua, PBFC mulai bangkit dan mampu mengalahkan Bali United dengan skor 4-0 di Stadion Segiri. Keempat gol itu tercipta dari kaki, Jefri Kurniawan (23′), Terens Puhiri (59′,71′) dan Lerby Eliandry.

3. Mitra Kukar

Permainan Mitra Kukar sangat mengecewakan pada putaran pertama TCS 2016. Tim berjuluk Naga Meges hanya mampu berada diposisi ke-13 dengan koleksi 20 poin saat putaran pertama. Hanya empat kemenangan yang mampu diraih Mitra Kukar saat putaran pertama. Delapan pertandingan lain diakhiri dengan skor imbang, dan sisanya mendapat hasil kekalahan. Dan hasil ini membuat pelatih Mitra Kukar, Subangkit memutuskan untuk mundur dari kursi pelatih.

Info Bola di Indonesia
[Image source mitrakukar-design.blogspot.com]
Setelah kursi pelatih kosong, Mitra Kukar menunjuk Jafri Sastra untuk menjadi pelatih. Namun ia juga tidak bisa mendongkrak performa permainan tim. Tercatat dalam lima laga pertama, Jafri hanya mampu meraih satu kemenangan, dan laga lain diperoleh dengan hasil dua seri dan dua kalah.

Saat memasuki putaran kedua, Jafri melakukan pembenahan dengan memberhentikan gelandang Brasil, Rodrigo dos Santos dan menggantinya dengan Victor Forcada dan Dedi Gusmawan. Alhasil, performa Mitra Kukar langsung berubah dan mampu naik ke atas papan klasemen setelah memenangjan dua laga awal di putaran kedua. Mitra Kukar sukses menumbangkan Barito Putera dengan skor (0-1) dan Perseru Serui dengan skor (0-1).