Ince Sebut Mourinho Sudah Tidak Bahagia Di Chelsea
Menurut penilaian Ince musim 2015/2016 lalu Mou memang terlihat sudah tidak nyaman melatih Chelsea

Bolahero.com – Legenda Manchester United, Paul Ince sebut Mourinho sudah tidak bahagia di Chelsea setelah manajer yang mendapat julukan The Special One tersebut memutuskan untuk menerima pinangan melatih Wayne Rooney dan kawan-kawan di musim depan. Keputusan Mourinho yang menyeberang ke Old Trafford ini memang mengundang banyak tanggapan apalagi melihat dirinya mempunyai hubungan yang dekat bersama The Blues.

Chelsea sendiri memang diketahui memiliki rivalitas yang kuat dengan Manchester United dan ini sudah terjadi ketika Mourinho pertama kali tiba di Premier League dan United masih berada di bawah nakhoda pelatih legendaris mereka saat itu, Sir Alex Ferguson. Tidak heran banyak yang merasa ragu dengan penunjukkan manajer asal Portugal tersebut sebagai pengganti Louis van Gaal yang dipecat setelah gagal membawa timnya finis di posisi Liga Champions dengan hanya menduduki posisi kelima di tangga klasemen.

Malahan yang menarik adalah adanya isu yang menyebut bila Mourinho sengaja menerima tawaran untuk melatih Manchester United tidak lain adalah untuk membuat klub asal Kota Manchester ini semakin terpuruk sekaligus melapangkan jalan Chelsea untuk menjuarai Premier League musim depan. Namun yang menarik adalah Ince memiliki pandangan yang berbeda terkait dengan situasi yang dihadapi oleh eks manajer Inter Milan dan Real Madrid tersebut. Menurut penilaian Ince sendiri Mourinho justru terlihat sudah tidak nyaman berada di Stamford Bridge pada musim kompetisi 2015-2016 lalu dan ini berbeda dengan musim sebelumnya.

“Saya merasa pada tahun lalu di Chelsea, Jose Mourinho nampak seperti bukan dirinya sendiri yang sebenarnya. Ada sesuatu yang terlihat cukup mengganggunya di sana,” papa Ince seperti yang diberitakan oleh talkSPORT.

“Saya memang tahu dengan pasti apa yang telah terjadi di sana. Namun dia terlihat tidak merasa bahagia berada di Chelsea dan Anda bisa melihatnya itu dari cara dia mengambil tindakan dan juga berbicara. Dia tidak tampak merasa nyaman untuk beberapa alasan,” tutup Ince yang membela Setan Merah dari medio 1989 sampai dengan 1995 ini menambahkan.