jordan henderson
Henderson Diperkirakan Absen Delapan Pekan

Bolahero.com – Kabar kurang baik menghampiri Liverpool akhir pekan ini. Sang kapten, Jordan Henderson mengalami cedera lutut dan harus menepi selama beberapa pekan.

Cedara itu didapat oleh Henderson saat membela The Reds di laga leg I Liga Europa saat bertandang ke markas Borussia Dortmund. Pada pertandingan di Signal Iduna Park, Jum’at (8/4) dinihari WIB itu, Liverpool berhasil menahan imbang tim tuan rumah 1-1.

Henderson diturunkan sebagai starter oleh Jurgen Klopp. Namun ia hanya sanggup bermain selama 45 menit karena lututnya bermasalah. Henderson pun ditarik keluar dan digantikan oleh Joe Allen. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihak Liverpool menyebutkan sang pemain mengalami kerusakan liganmen lutut.

Kondisi itu memaksa Henderson absen selama beberapa pekan. “Pemeriksaan lutut Jordan Henderson akibat benturan pada pertandingan Liverpool vs Dortmund hari Kamis, menunjukkan kerusakan pada bagian ligamen lateral collateral lututnya,” tulis pernyataan resmi The Reds.

“Dalam keadaan normal, cedera seperti ini umumnya bisa sembuh dalam waktu tiga bulan,”

“Namun demikian, masalah Henderson nampaknya tidak begitu serius dan semua akan berjalan baik dengan program pemulihan sang pemain. Waktu istirahatnya bisa enam sampai delapan pekan,” lanjut pernyataan itu.

Pada laga tersebut Henderson batal memimpin rekan-rekannya sampai akhir. Awalnya Liverpool sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Divock Origi. Pasukan Jurgen Klopp juga tampil mendominasi atas tim tuan rumah. Sayangnya, gol Mat Hummels membatalkan pesta kemenangan Liverpool di Signal Iduna Park.

Liverpool masih belum bisa mengatasi masalah-masalah bola mati. Gol penyeimbang Dortmund pun berawal dari tendangan sudut Henrikh Mkhitaryan, yang disambut tandukan Hummels. Menurut catatan Squawka, dari total 41 gol yang menjebol gawang Lierpool musim ini, 40% berawal dari situasi tendangan mati.

Di leg berikutnya, Jurgen Klopp dipusingkan dengan hilangnya Henderson di lini tengah dan masih ada pekerjaan rumah untuk memperbaiki lemahnya Liverpool dalam situasi set-piece.

“Situasi bola mati itu adalah salah kami. Saya memutuskan untuk menempatkan Adam Lalallana di posisi itu, bukan Divock Origi. Saya mohon maaf. Seharusnya kami bisa mengatasi umpan silang tersebut,” ujar Klopp menjelaskan situasi yang terjadi.