Hart Sebut Tugas Berat Menanti Pengganti Roy Hodgson
Joe Hart komentari soal calon pelatih timnas Inggris berikutnya

Bolahero.com – Hart sebut tugas berat menanti pengganti Roy Hodgson yang telah memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih timnas Inggris usai timnya tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa 2016. Secara mengejutkan perjalanan The Three Lions di turnamen ini hanya bertahan sampai di babak 16 besar saja karena di tahap ini mereka secara menyakitkan dikandaskan oleh Islandia yang meraih kemenangan tipis 2-1.

Setelah kekalahan tersebut Hodgson kemudian menyampaikan pengumuman bila dirinya akan mengundurkan diri dan kabar tersebut juga sudah diketahui oleh para pemain Inggris lainnya termasuk Hart yang turut memberikan komentar. Menurut Hart, siapa pun yang kelak akan menggantikan Hodgson sudah ditunggu tugas yang berat yang harus bisa diselesaikan. “Setelah ini tentu saja akan berat. Tanpa itu saja pekerjaan untuk melatih timnas ini sudah tidak mudah,” terang Joe Hart seperti yang dikutip oleh Soccerway.

Saat ini ada salah satu nama calon kandidat pengganti Hogson yaitu pelatih timnas Inggris U-21, Gareth Southgate. Meski begitu ditegaskan oleh Hart jika untuk sementara para pemain harus diberikan waktu untuk mengobati kekecewaan mereka setelah disingkirkan oleh Islandia.

“Saya amat yakin siapa pun nanti yang pada akhirnya menduduki pekerjaan itu memang layak atas hal tersebut,” lanjut penjaga gawang andalan Manchester City tersebut. “Akan tetapi kita hidup di masa sekarang dan harus bisa untuk mengatasi hal apa pun yang terjadi pada saat ini jadi kami harus bisa menghadapinya sebagai satu kesatuan, pemain dan juga para pelatih kemudian menanganinya dengan sebaik mungkin untuk bisa maju ke depan,” sahutnya.

Lebih lanjut lagi, Hart juga membantah jika rekan-rekan setimnya sudah membuat Hodgson merasa kecewa atas performa buruk mereka saat menghadapi Islandia. Walau begitu menurut Hart sendiri segala kesalahan tersebut hendaknya dibagi sama rata kepada para pemain di dalam skuad.

“Seperti yang telah saya bilang, kami menang dan kalah sebagai suatu kesatuan kelompok. Kami juga sudah merasa gembira bekerja di bawah asuhan Roy Hodgson. Tentu saja tidak ada dari kami di sini yang ingin menjadi penyebab dia pergi jadi ini adalah situasi yang cukup sulit,” tandas Hart.