info liga champions
Gianluigi Buffon Ingin Meraih Titel Liga Champions

Bolahero.com – Segudang trofi telah didapatkan oleh Gianluigi Buffon berbarengan klubnya saat ini, Juventus dan timnas Italia. Mulai dari kompetisi Serie A, Coppa Italia, Supercoppa Italia, hingga trofi Piala Dunia pernah ia raih bersama timnas Italia.

Menurut info Liga Champions, sepanjang karier Buffon hanya ada satu trofi yang belum pernah dimenangi kapten Si Nyonya Tua itu sejak terjun di dunia sepakbola profesional pada tahun 1994 silam. Trofi itu adalah Liga Champions.

Sepanjang membela Parma serta Juventus, kiper berjuluk Superman belum pernah sekalipun mengangkat titel yang disebut sebagai trofi ‘Si Kuping besar’ itu.

Selama ini Buffon sebenarnya mempunyai dua kali kesempatan untuk mengangkat trofi Liga Champions, yakni pada saat mengantarkan Juve ke partai puncak Liga Champions pada musim 2002/03 serta 2014/15. Akan tetapi di kedua musim itu, Bianconeri selalu takluk dari lawan-lawan mereka.

Pada musim 2002/03 silam, Juve ditaklukkan rival abadi di Serie A, AC Milan lewat drama adu penalti. Sementara pada musim lalu, perjalanan panjang Si Nyonya Tua disudahi dengan kekalahan dari Barca dengan skor akhir 1-3.

Dengan rencana bakal gantung sepatu pada tahun 2018 mendatang, sekurang-kurangnya Buffon masih mempunyai dua musim ke depan untuk bisa mewujudkan misi mengangkat trofi Liga Champions dan menambah koleksi di almari pribadinya.

“Perebutan trofi Liga Champions tidak pernah berhenti. Saya masih punya dua musim sebelum saya gantung sepatu. Berhubung tidak ada banyak waktu lagi, saya mesti meyakinkan itu agar begitu tidak menyesal saat gagal mewujudkannya,” papar Buffon menurut info Liga Champions dari Football Italia.

Musim ini perjalanan Juventus baik di Serie A maupun Liga Champions sebenarnya cukup mulus. Tapi di pentas Eropa, Juve mesti tersingkir lebih cepat di babak 16 besar setelah takluk dari Bayern Munich.

Berhasil menahan imbang Die Roten di Juventus Stadium (2-2), Bianconeri pada akhirnya kalah 4-2 di Allianz Arena. Kekalahan itu bisa dibilang sangat menyakitkan, karena gawang Buffon kebobolan empat gol setelah awalnya Juve sempat menang 2-0.