Fakta Menarik Tentang Kejuaraan Sepak Bola Tertua di Dunia
Juara FA Cup yang terbaru adalah Manchester United yang mengalahkan Palace di babak final

Bolahero.com –  Bagi Anda para pecinta sepak bola, tentu sudah tidak sabar lagi menyimak informasi mengenai fakta menarik tentang kejuaraan sepak bola tertua di dunia ini. Yap, segala hal pasti mempunyai sejarah dan begitu juga kejuaraan sepak bola di dunia. Kejuaraan sepak bola tertua di dunia tersebut digelar di Inggris dan diberi nama Piala FA. Piala FA dicetuskan oleh sebuah pertemuan kecil di kantor Olahragawan London pada tanggal 20 Juli di tahun 1871. Hingga saat ini Piala FA masih dihelat dan telah melahirkan beberapa klub-klub besar yang kini ikut berpartisipasi dalam kejuaraan bergengsi tersebut di mana Manchester United baru saja memenangi ajang ini dengan menundukkan Crystal Palace di babak final. Berikut beberapa fakta menarik mengenai kejuaraan sepak bola tertua tersebut.

  1. Hanya diikuti oleh 15 klub

Ajang paling bergengsi di Inggris, Piala FA pertama pada saat itu hanya diikuti oleh 15 klub saja. 8 tahun kemudian, klub yang berpartisipasi meningkat menjadi 50 klub dan hingga sekarang sudah ada lebih dari 700 klub yang berpartisipasi.

  1. Piala FA sebagai Kebudayaan yang dijunjung tinggi

Kejuaraan sepak bola Piala FA di Inggris tidak hanya dinilai sebagai kejuaraan sepak bola biasa. Bagi Inggris, Piala FA adalah sejarah sekaligus kebudayaan yang sangat dijunjung tinggi. Bahkan Piala FA hampir sejajar dengan kebudayaan atau sejarah Stonehenge, Double Decker Bus dan A Cup of Tea.

  1. Pembuatan Trofi pertama Piala FA hanya 20 Poundsterling

Trofi pertama Piala FA terbuat dari perak dan tingginya tidak lebih dari 18 inchi. Trofi Piala FA tersebut adalah karya Martin, Hall&Co yang hanya membutuhkan biaya 20 poundsterling saja untuk membuat piala tersebut.

  1. Pemenang Piala FA pertama

Klub yang memenangi Piala FA pertama dan merasakan Piala 20 poundsterling tersebut adalah Wanderers. Wanderers yang memang diberi kewenangan untuk menyimpan trofi tersebut, akan tetapi saat diminta untuk dikembalikan Wanderers menolak untuk mengembalikannya. Mulai saat itu, FA memutuskan bahwa yang berhak menyimpan trofi tersebut hanyalah klub pemenang Piala FA dan hanya boleh disimpan hingga tahun berikutnya saat Piala FA mulai digelar kembali.