jaja sutardja
Eks Manajer Utama Persib Bandung Berpulang

Bolahero.com – Eks manajer Persib Bandung periode 2008-2009, Jaja Sutardja telah berpulang. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (13/4) pagi akibat menderita kanker kelenjar. Sepanjang menjadi manajer Maung Bandung, almarhum didampingi Umuh Muchtar sebagai wakil.

Berita duka itu begitu mencengangkan bagi Persib, terutama Umuh Muchtar. Pria yang sangat suka memakai topi koboi itu mengakui belum pernah bertatap muka langsung lagi. Umuh hanya bisa  berkomunikasi melalui telepon.

“Beliau sakitnya sudah cukup lama. Namun saya kecolongan dengan berita ini, lantaran karena sangat sibuk dengan pekerjaan. Saya ikut berduka dan mudah-mudahan almarhum diterima amal dan ibadahnya,” ungkap Umuh yang datang langsung ke RSHS, Bandung, Rabu (13/4).

Umuh mengakui sepanjang menjabat sebagai wakil Jaja, almarhum banyak alami melewati suka dan duka bersama dalam mengurus tim kebanggan Kota Kembang. Terlebih pada saat itu Persib masih didanai APBD.

“Beliau orangnya jujur serta cermat soal keuangan. Sekecil apa pun uangnya, dalam pengeluaran pasti ada bukti. Itu yang saya salut dari almarhum sepanjang menjadi asisten pelatih,” kata Umuh.

Desi Wahyuni, anak pertama almarhum mengakui bahwa Jaja stelah sakit selama hampir satu tahun. Bahkan dalam beberapa bulan paling akhir ini, ia mesti sering keluar masuk rumah sakit. “Ayah tadi pagi jam enam minta makan, kemudian ia ke kamar mandi. Saat keluar dari kamar mandi ia lalu meninggal,” tutur Desi.

“Ayah cuma berpesan untuk menjaga anak-anak. Bila ada salah beliau minta maaf. Dia memanglah keras, tegas, disiplin, namun di balik itu beliau begitu perhatian pada anaknya tanpa membeda-bedakan antara satu dengan yang lain,” lanjut Desi.

Eks pelatih Persib Bandung itu langsung dikebumikan tak jauh dari rumahnya, di Ciumbuleuit, Jalan Rereongan Sarupi, Kota Bandung.

Saat Jaja Sutardja masih menjadi manajer utama (PT. Persib Bandung Bermartabat), Maung Bandung ditangani oleh pelatih Jaya Hartono bersama asisten pelatih Robby Darwis. Pada akhirnya, Persib mengakhiri Liga Super Indonesia musim itu di posisi ke-3 dan berhasil menembus babak 16 besar Copa Indonesia.