Dimitri Payet Dibanderol 50 Juta Pound

West Ham United menegaskan tidak tertarik menjual Dimitri Payet kurang dari 50 juta Pound

0
Dimitri Payet Dibanderol 50 Juta Pound
Dimitri Payet Dibanderol 50 Juta Pound

Bolahero.com – David Gold, selaku chairman West Ham United menegaskan bahwa pihak klub tidak tertarik untuk menjual Dimitri Payet kurang dari harga sebesar 50 juta Pound. Harga setinggi itu, berani West Ham United sematkan pada Payet setelah winger timnas Prancis tersebut berhasil menampilkan performa impresif selama berlaga di ajang Piala Eropa 2016 musim panas ini. Real Madrid dan Chelsea gencar dikabarkan tertarik untuk meminang winger berusia 29 tahun itu dari klub London Timur sebelum gelaran kompetisi baru Premiere League Inggris dimulai.

Dikutip dari BBC, secara tegas Gold menyampaikan bahwa sudah cukup banyak klub elite Eropa yang tertarik dengan kemampuan yang dimiliki oleh Payet, sehingga pihak klub pun memutuskan untuk tetap mempertahankan pemain tersebut, kecuali bila ada yang mau dan mampu menawarkan mahar sebesar 50 juta Pound.

Gold pun mengakui bahwa West Ham United tidak akan menerima begitu saja sejumlah tawaran yang dilayangkan oleh klub-klub elite Eropa tersebut, pasalnya Dimitri Payet adalah salah pemain andalan dan perannya dalam tim terbilang sangat penting.

Sementara itu, di pemberitaan lainnya, Payet kini sedang sibuk menyangkal dugaan kesengajaan yang dilakukannya ketika melakukan tackle pada Cristiano Ronaldo selama partai final Euro 2016, saat Prancis melawan Portugal. Akibat dari tackle yang dilakukannya itu, CR7 –julukan Cristiano Ronaldo- mengalami cedera lutut cukup parah, sehingga memaksanya harus ditarik ke luar lapangan pada saat laga baru 25 menit berjalan dan kabarnya kini striker Real Madrid itu harus beristirahat minimal enam pekan.

Sedangkan ulah yang dilakukan oleh Dimitri Payet itu kini masih dijadikan bahan pembicaraan khususnya di dunia maya, meskipun partai final tersebut berakhir dengan kemenangan Portugal atas Prancis dengan skor tipis 1-0, sekaligus menahbiskan Portugal menjadi Raja Eropa untuk pertama kalinya dan menggagalkan usaha punggawa Prancis untuk melanjutkan tradisi negara tersebut sebagai jago kandang di turnamen internasional bergengsi. Menurut Payet, berkaitan dengan peristiwa tersebut, tackle yang dilakukannya itu ia tujukan pada bola, namun bila ternyata akhirnya hal itu membuat Ronaldo cedera, Payet mengatakan bahwa hal tersebut sama sekali bukan faktor kesengajaan.