Deschamps Merasa Lega Bisa Kalahkan Rumania
Payet rayakan golnya ke gawang Rumania

Bolahero.com – Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps merasa lega bisa kalahkan Rumania pada laga perdana babak penyisihan Grup A pada ajang Euro 2016 yang diadakan di Stade de France pada Sabtu, (11/6/16) dini hari WIB. Pada pertandingan dini hari tadi Les Blues mesti bersusah payah untuk bisa mengalahkan Rumania yang mampu memberikan perlawanan sengit dan tuan rumah pun memetik kemenangan tipis 2-1 atas lawannya.

Secara mengejutkan Prancis sempat dibuat kewalahan ketika menghadapi perlawanan sengit yang ditunjukkan oleh Rumania yang tidak gentar menghadapi lawan mereka yang mendapatkan dukungan penuh dari para suporter. Terbukti hingga babak pertama usai masih belum ada gol yang tercipta meskipun kedua tim sama-sama memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol di 45 menit pertama pertandingan.

Barulah di babak kedua ini Prancis mampu membuka keunggulan mereka berkat gol yang dicetak oleh Olivier Giroud saat pertandingan memasuki menit ke-58. Tetapi tidak berselang lama Rumania mampu mencetak gol balasan setelah Patrice Evra melakukan pelanggaran di area kotak penalti yang membuat Prancis diganjar hukuman penalti oleh wasit. Bodgan Stancu yang maju sebagai eksekutor mampu menyamakan kedudukan yang membuat pertandingan menjadi semakin bertambah menegangkan.

Beruntung bagi Prancis karena jelang berakhirnya babak kedua muncul pahlawan kemenangan mereka. Adalah Dimitri Payet yang mencetak gol kemenangan untuk Prancis setelah sepakannya meluncur dengan deras ke dalam gawang Rumania di menit ke-89 dan Deschamps sendiri menyebut kemenangan timnya ini diraih dengan penuh perjuangan.

“Memang hasil akhirnya sangat bagus. Rumania tak mudah untuk dilawan dan kami tahu akan hal itu. Kami memiliki sejumlah peluang tetapi kami juga beberapa kali mendapat serangan,” kata Deschamps seperti yang dilansir dari situs resmi UEFA.

“Kami mendapatkan sedikit masalah dengan membiarkan mereka bergerak dengan bebas, akan tetapi pada akhirnya kami busa mendapatkan imbalannya. Saya memastikan bahwa kami bermain untuk meraih kemenangan dengan empat orang pemain menyerang di lapangan pada akhirnya,” lanjut Deschamps yang menilai bila laga pembuka tidak selalu berjalan dengan mudah seperti yang baru saja dialami oleh timnya. “Melihat konteksnya, laga pembuka memang selalu tidak pernah berlangsung dengan mudah,” tandas Deschamps.