Bola News Hari Ini : Guardiola: Aku Tak Bisa Buat Semua Orang Bahagia

Puncak kritikan ketika Guardiola terlihat sempat sedikit bersitegang dengan Hart.

0
Bola news hari ini
[Image source bitterandblue.sbnation.com]

Bolahero.comBola news hari ini bercerita tentang kegerahan pelatih Manchester City, Josep Guardiola karena mendapatkan kritikan dari berbagai pihak terkait kepemimpinannya di klub barunya itu.

Dikarenakan hal itu, akhirnya pria berkepala botak ini angkat bicara. Dirinya mengaku tak dapat membuat semua orang senang dengan setiap keputusan yang diambil. Walaupun begitu, mantan peracik taktik Barcelona tersebut tak akan ambil pusing dengan setiap pro dan kontra yang muncul.

Pep, sapaan akrab Josep Guardiola, akhir-akhir ini menjadi buah bibir, keputusannya mencoret Joe Hart dari skuad City menjadi puncaknya. Meski menampilkan kipper utama Timnas Inggris di laga kualifikasi Liga Champions menghadapi Steau Bucharest dengan kemenangan tipis 1-0, namun hal itu disebut sebagai laga terakhir Hart.

Kabar segera rampungnya proses transfer mantan anak didiknya di Barcelona, Claudia Bravo semakin menebalkan rumor tersebut. Padahal, Hart sendiri merupakan pemain kesayangan pendukung Manchester biru.

Pelatih yang ketika masih aktif bermain berposisi gelandang tersebut berkilah, bahwa setiap keputusan yang dibuatnya tak akan bisa memuaskan semua pihak terutama supporter. Meski dirinya berharap hal tersebut tak akan menjadi tendensi buruk dari supporter.

Bola news hari ini
[Image source thesun.co.uk]
Mengenai rumor bakal digantinya Hart dengan Bravo, Pep sendiri belum menyatakan pendapatnya dengan jelas. Dirinya pun masih menyebut Hart sebagai bagian dari klub, bahkan dirinya malah memberikan pujian kepada Hart. Pep menyebut Hart sebagai legenda klub, atas semua perjuangan dan juga dedikasi yang telah diberikan oleh pemain berumur 29 tahun tersebut.

Penampilan Hart di laga menghadapi Steau pun juga membuatnya kagum, Pep menyebut Hart mampu menunjukkan reputasinya sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Dalam kemenangan tipis tersebut membuat City lolos ke babak final dengan agregat 6-0.

Mantan pelatih penguasa Liga Jerman, Bayern Munchen itu mengakui cukup berat dalam mengambil setiap keputusan, dirinya harus mengambil keputusan yang mungkin akan memberikan pengaruh pada kehidupan para pemain.

Josep Guardiola memang terkenal sebagai raja tega di tiap klub yang dilatihnya, sudah banyak pemain bintang yang menjadi korbannya dan harus tersingkir dari klub. Ronaldinho, maestro sepakbola asal Brazil pernah merasakannya ketika masih di Barcelona, sehingga membuatnya harus pergi ke AC Milan. Padahal tidak ada yang meragukan kemampuan pemain yang memiliki senyuman khas tersebut.

Kemudian ada gelandang Portugal yang memiliki garis keturunan Brazil, Deco yang kemudian dijual ke klub Inggris, Chelsea. Selanjutnya ada penyerang haus gol, Samuel Eto’o, yang juga mengalami nasib serupa harus hengkang dari Barca di era kepemimpinan Pep.

 

Tidak hanya itu saja, penyerang asal Kamerun tersebut kemudian digantikan oleh penyerang asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic. Yang akhirnya juga merasakan nasib yang sama dan dibuang ke Italia dan bermain untuk Inter Milan.

Namun, Pep sedikit salah langkah, striker yang saat ini bermain untuk Manchester United tersebut malah mendapat kesuksesan bersama rival abadi AC Milan tersebut.

Selanjutnya ada gelandang, Yaya Toure yang dibuang oleh Pep. Lucunya, kini adik Kolo Toure tersebut berada satu klub dengan Pep, meski kini nasibnya kembali tidak jelas.

Setelah meninggalkan Barca dan terbang ke Jerman untuk menukangi Munchen, Pep kembali memakan korban, Bastian Schweinsteiger harus merelakan tempatnya untuk diisi oleh mantan anak asuhnya di Barca, Thiago Alcantara.

Jadi, akan berakhir seperti apa drama Joe Hart dan Josep Guardiola ini, bakal tetap menjadi kiper utama Manchester City atau malah akan menjadi palang pintu terakhir klub lain di musim ini, akan sangat menarik untuk dinantikan dan bakal terus menjadi trending di bola news hari ini.