Biang Bola : Terungkap! Inilah Alasan Kenapa Ibrahimovic Berlabuh ke Kubu United

Ibra memang mengidolakan untuk berada di bawah asuhan Jose Mourinho sejak mereka pernah bersama membawa Inter Milan menjadi jawara di Italia beberapa tahun silam.

0
Biang bola
[Image source youtube.com]

Bolahero.com – Jika bukan karena Jose Mourinho, bukan tak mungkin Zlatan Ibrahimovic tak akan bergabung dengan Manchester United. Dua klub Premier League lain disebut telah melakukan pendekatan kepada Ibracadabra atau panggilan dari biang bola satu ini.

Sebelum bergabung dengan United, Ibra sempat dikabarkan bakal berlabuh ke banyak klub. AC Milan sejak awal dikabarkan siap membawa kembali Ibra. Kemudian beberapa klub Premier League juga dikaitkan dengan dirinya.

Selain karena kualitas Ibra yang jelas tak bisa ditutup – tutupi lagi meskipun usianya yang tak lagi muda, Ibra juga bisa didapatkan secara gratis. Hal ini karena kontraknya bersama Paris Saint-Germain (PSG) telah habis di akhir musim 2015 – 2016. Namun, Setan Merah yang akhirnya beruntung mendapatkan servisnya, kehadiran Ibra ini pun menjadi petualangan pertamanya di Inggris.

Ada satu fakta yang cukup mengejutkan terkait dengan bargabungnya Ibra ke kubu United, yaitu biang bola bertubuh jangkung ini ternyata hampir saja bermain untuk dua klub Inggris lainnya, yakni Arsenal dan Manchester City, akan tetapi Ibra masih enggan untuk bermain di daratan Britania dan menolak tawaran dari The Gunners serta The Citizen.

Namun, pendiriannya tersebut ternyata berubah, Ibra pun akhirnya bermain di liga negara Ratu Elizabeth itu karena menilai bahwa kehadiran sosok pelatih terbaik di dunia yang memang sudah dikenalnya, Jose Mourinho juga berada di Inggris. Jadi dia menganggap bahwa sudah satu hal yang cukup menyenangkan jika akhirnya dia bermain dengan klub Ingrgis, terutama yang sudah memeiliki track record besar seperti Manchester United dan ditambah lagi di bawah asuhan The Special One atau Mou.

 

Ibra pun tak segan mengatakan bahwa pelatih asal Portugal tersebut menjadi satu–satunya alasan untuknya bermain di Inggris. karena dalam benaknya, Mou adalah seorang mastermind dan masterbrain yang tahu apa yang diperlukan untuk meraih kemenangan.

Ibra sebelumnya pernah berjuang bersama dengan Mou, ketika itu mereka berdua membela tim Serie A Italia, Internazionale Milan. Kolaborasi keduanya pun membawa hasil, Scudetto dan Supercopa Italian berhasil mereka persembahkan. Ibra pun bangga mendapatkan tawaran dari United yang musim ini dilatih oleh Mou.

Sejauh ini, sentuhan Mou dan sepak terjang Ibra memang membuahkan hasil. Mou berhasil membawa tiga kemenangan di tiga laga awal Premier Leagu, sedangkan Ibra berhasil mencetak tiga gol dari tiga pertandingan.

Di jeda Internasional ini, Mou tengah bersiap menghadapi laga derby Manchester pertamanya. Pada 10 September nanti di stadion Old Trafford, United akan menjamu si Tetangga Berisik, Manhcester City. Akankah Mou dan Ibra akan mampu memberikan tajinya dan membawa kemenangan keempat mereka di musim 2016 – 2017 ini.

Sepanjang karirnya sebagai pemain bola, Ibra menjadi salah satu pemain yang hobi berganti–ganti klub. Sejak bakatnya ditemukan oleh Ajax Amsterdam dari klub lokal Malmo FF, Ibra terus berganti klub. Petualangan pertamanya setelah dari Ajax adalah Juventus, kemudian Internazionale Milan.

Biang bola
[Image source telegraph.co.uk]
Jasanya pun akhirnya digunakan oleh raksasa La Liga, Barcelona. Hanya semusim, Ibra kembali lagi ke Italia sebagai pemain pinjaman di AC Milan, hingga akhirnya dikontrak secara permanen. Tak puas di Milan, Ibra melancong ke Prancis bersama Paris Saint Germain. Hingga akhir kontraknya, Ibra pun akhirnya bermain untuk Manchester United di Inggris.

Menariknya, dari semua tim yang dibelanya hanya Malmo yang tak pernah dibawanya juara, namun bersama tujuh klub lainnya, biang bola satu ini selalu berhasil mempersembahkan tropi juara. Bahkan bersama United yang baru saja dibelanya, Ibra sudah mempersembahkan tropi juara. Yakni tropi FA Community Shiled pada 2016, yang lebih sempurna lagi di laga ini Ibra mencetak gol kemenangan Manchester United.