Biang Bola: Toni Kroos Ingin Pensiun di Real Madrid

Toni Kroos mengatakan ia ingin pensiun di Real Madrid setelah menandatangani perpanjangan kontrak baru.

0
Biang Bola
[image source richestcelebrities.org]

Bolahero.com – Biang Bola : Toni Kroos mengatakan ia ingin pensiun di Real Madrid setelah menandatangani perpanjangan kontrak baru di Bernabeu. Pemenang Piala Dunia Jerman itu pindah ke Spanyol pada tahun 2014, dengan biaya sekitar 27 juta pound sterling atau sekitar Rp 431 miliar.

Setelah menolak tawaran kontrak baru dari Bayern Munich, dia berhasil membantu Madrid memenangkan Liga Champions musim lalu. Kroos menyampaikan niatan itu pada hari Rabu (12/10/2016) lalu. Oleh karenanya, pemain berusia 26 tahun itu pun menyetujui kontrak baru yang ditawarkan kepadanya sampai 2022. Kroos juga mengaku menargetkan gelar La Liga berikutnya.

Kepada wartawan, dia juga mengaku tidak bisa melihat dirinya bermain di klub lain. “Rencana saya adalah pensiun di sini (Madrid),” katanya, seperti dilansir Sky Sports (12/10/2016).

Kesepakatan baru yang ditandatanganinya akan berlaku untuk enam tahun ke depan. Dan Kroos sudah berkomitmen untuk menampilkan permainan terbaiknya. Ketika kontraknya dengan Madrid habis, usia Kroos akan menginjak 32 tahun. Usia itu menurutnya sangat pas untuk pensiun.

Biang Bola
[image source insidespanishfootball.com]
“Saya ingin memenangkan liga di sini. Itu sangat penting untuk saya. Di Real Madrid, Anda harus memenangkan segalanya. Saya sudah memenangkan Liga Champions, tapi saya ingin liga,” lanjutnya.

Kroos juga mengaku sangat senang dengan perpanjangan kontrak yang diterimanya. Sejak hari pertama dia bergabung dengan Madrid, Kroos sudah merasa benar-benar diterima. Cinta dari para fans, menurut dia, begitu istimewa untuknya.

Baca juga:

 

Setelah menunjukkan awal yang kuat musim ini, Madrid justru terlihat loyo di empat laga terakhir. Keadaan itu lantas memicu kritik yang ditujukan terhadap Zinedine Zidane terkait kualitasnya sebagai manajer. Tapi, Kroos tidak setuju dengan pendapat itu.

“Saya tidak sering membaca koran dan saya tidak tahu apa yang mereka katakan, tapi Zidane sangat berharga bagi klub,” tukasnya.

Gelandang Real Madrid itu menyadari bahwa timnya menunjukkan performa yang tidak begitu memuaskan akhir-akhir ini. Karena itu, dia merasa Madrid memang layak dikritik. Tapi, itu tidak penting baginya. Menurut Kroos, Madrid tetap harus bermain sebagai sebuah tim yang solid.

Sebagai gelandang serang, Kroos memang sering mendapat pujian dari para penikmat sepakbola dan media. Dia dinilai memiliki segala kualitas yang dibutuhkan pada seorang gelandang serang. Kroos sendiri telah menjadi bagian dari tim Jerman sejak usia 17. Dia juga sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Eropa UEFA U-17 2007 dan memenangkan 2007 Piala Dunia FIFA U-17 Golden Ball.

Kroos memulai debut internasionalnya pada tahun 2010 dan menjadi anggota dari skuad Jerman yang mencapai semi-final Piala Dunia 2010. Dia juga berhasil mencapai semi-final UEFA Euro 2012 bersama skuadnya. Tak hanya itu. Dia juga sempat menjadi bagian dari tim yang memenangkan Piala Dunia 2014.

Pertama kali bermain untuk klub lokal Greifswalder SC, Kroos lantas ditransfer ke tim muda dari Hansa Rostock. Memasuki usia 17 tahun, Kroos sudah dipromosikan ke tim senior Bayern. Penampilan pertamanya sebagai pemain pengganti sungguh menakjubkan. Memulai debutnya bersama Bayern pada 26 September 2007, dia berhasil membantu tim mengalahkan Energie Cottbus 5-0.

Sebagai pemain, Kroos dikenal karena akurasi, visi, dan tembakan panjangnya. Banyak pula yang melihatnya sebagai gelandang serang yang dinamis dan pekerja keras. Dia juga dipuji karena fleksibilitas, kekuatan fisik, dan kemampuannya untuk bermain di beberapa posisi lini tengah.