Biang Bola : Langkah-langkah Taktis yang Wajib Dilakukan Mourinho untuk Kembalikan Kejayaan Manchester United

Setidaknya 4 tips berikut dapat digunakan Mourinho dalam menangangi Manchester United.

0
Biang bola
[Image source newsweek.com]

Bolahero.com – Biang bola : Masuk dalam daftar pelatih top dunia memang ada enaknya dan ada tidak enaknya, salah satunya adalah seperti yang dialami biang bola yang kini menukangi tim raksasa Inggris, Jose Mourinho ini. Dia mendapatkan beban besar serta kepercayaan baik dari manajemen atau juga dari para pendukung Setan Merah untuk dapat mengangkat tim tersebut kembali meraih masa keemasannya.

Sayangnya, sukses di awal musim tidak dapat berlanjut mulus karena sempat beberapa kali kalah baik di kandang maupun saat tandang. Tentu saja, banyak yang awalnya menaruh harapan besar kepada Mou menjadi berpikir ulang, kenapa sosok yang memiliki kualitas bagus sepertinya tidak mampu memuluskan Red Devils untuk menapaki English Premier League musim 2016/2017 secara mulus?

Selain itu, mantan pelatih FC Porto, Real Madrid dan Chelsea ini kerap marah dan menyalahkan pemain ketika Manchester United mengalami kekalahan. Hal itu terjadi saat beberapa waktu lalu Manchester United mengalami 3 kali kekalahan beruntun, padahal dalam sejarah kepelatihannya selama ini, belum pernah Mou mengalami triple tiga kali kekalahan.

Dikarenakan hal inilah, kabarnya suasana ruang ganti Manchester United tak lagi kondusif. Banyak pemain yang merasa tertekan karena Mou sering mengumbar siapa-siapa yang dijadikan obyek kemarahannya ke media. Akan tetapi benarkah mereka salah ataukah justru Mou yang tidak peka dan tidak tahu bagaimana menangani tim Setan Merah itu? Lantas apa yang seharusnya dilakukan Mou untuk tangani Manchester United? Berikut daftar sarannya.

1. Berhenti Menyalahkan Para Pemain

Mourinho memiliki kebiasaan buruk sejak ada di Chelsea. Ia tak segan menyalahkan pemain yang membuat blunder di lapangan dan sikap itu terus dilakukan Mou di Old Traford. Dalam laga akhir pekan lalu, ia menyalahkan Luke Shaw.

Biang bola
[Image source bleacherreport.net]
Tentu hal tersebut membuat pemain menyalahkan diri sendiri, serta membuat kepercayaan diri pemain hilang. Jika sikap menyalahkan pemain tidak bisa dihilangkan Mou, bukan tidak mungkin kesolidan antarpemain dan juga kepercayaan diri untuk mencapai yang terbaik bakal sirna dari masing-masing penggawa United.

2. Wajib jelas dalam penempatan pemain

Saat bergabung dengan Manchester United untuk pertama kali, Mou dengan tegas menolak jika Wayne Rooney harus bermain sebagai gelandang serang. The Special One ini yakin bahwa Rooney dapat menjadi striker yang ditakuti jika diposisikan di depan, seperti ketika dia berada di Timnas Inggris. Sayangnya, Mou tidak konsisten dengan apa yang sudah di ucapkannya. Sejak hadirnya Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba, justru Mou memposisikan Rooney sebagai playmaker.

Biang bola
[Image source independent.co.uk]
Dikarenakan memang posisinya bukan sebagai playmaker, akhirnya peran yang dilakoni Rooney menjadi kurang maksimal. Terbukti, dalam lima laga terakhir, dia baru mencetak satu gol dan dua assist. Rooney seperti pemain yang tidak memiliki  tugas jelas di lapangan. Untuk itu, Mou harus benar-benar mengerti posisi setiap pemain, termasuk Rooney.

 

3. Memaksimalkan Pogba

Mengalahkan rekor Gareth Bale yang dibeli Real Madrid dari Tottenham Hotspurs, Paul Pogba kini dijuluki sebagai pemain termahal dunia saat ini. Manchester United berhasil menarik pulang kembali pemain asal Prancis tersebut dari Juventus dengan nilai transfer sebesar GBP 89 juta.

Biang bola
[Image source foottheball.com]
Sayang, berstatus pemain termahal di dunia, alih-alih dapat menjadi tukang gedor dan mesin gol Manchester United, hingga kini performa Pogba jauh dari memuaskan. Dari empat laga dia belum menyumbang gol maupun assist. Untuk itu, yang wajib dilakukan Mou adalah memaksimalkan potensi Pogba seperti ketika dia berada di Juventus.

4. Membenahi sisi pertahanan

Manchester United memiliki penjaga gawang yang cukup tangguh dan juga barisan pemain tengah, sayap dan depan berkualitas, sayangnya, tim satu ini masih keropos di sisi pertahanan. Jika dulu ada pemain-pemain belakang tangguh seperti Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Steve Bruce dan Jaap Stam, kini justru para pemain penajga sektor pertahanan kurang dapat disejajarkan dengan para pendahulunya itu.

Biang bola
[Image source strettynews.com]
Sampai saat ini, Mou sepertinya terus bereksperimen untuk lebih fokus pada sisi penyerangan daripada pertahanan. Jika hal ini terus dilakukan, bukan tidak mungkin Setan Merah akan menjadi lumbung gol saat ada serangan balik. Nama-nama seperti Chris Smalling, Eric Bailly sampai dengan Daley Blind dirasa kurang mampu untuk menjadi tembok pertahanan kokoh di Manchester United. Hal inilah yang patut dijadikan pemikiran oleh Mou.