Biang Bola: Tolak Pinangan MU, Ini Alasan Sadio Mane Lebih Pilih Liverpool

Tolak tawaran tim raksasa Manchester United, Sadio Mane justru kepincut rayuan Liverpool

0
Biang Bola
[image source FOX Sports]

Bolahero.com – Biang Bola : Sadio Mane mengaku pernah menolak pinangan Manchester United untuk bergabung tahun lalu. Kepada Sky Sports (16/10/2016), pemain sepak bola asal Senegal itu menegaskan jika keputusan tersebut diambil oleh dirinya, bukan Southampton.

Mane, 24, sebetulnya bisa pindah ke United di bawah asuhan Louis van Gaal. Namun, pemain sayap itu justru lebih memilih tinggal di St. Mary dan bermain di bawah pengawasan Ronald Koeman. Tapi, ketika Jurgen Klopp dan Liverpool mendekatinya 12 bulan kemudian, dia akhirnya mengambil kesempatan itu.

“Jujur saja, ada beberapa klub yang tertarik pada saya waktu itu [pada 2015]. Tapi saya menolak semua tawaran yang datang,” katanya kepada Sunday Telegraph.

Ronald Koeman kala itu merasa tidak senang dengan semua rumor yang menyebut tentang kepindahan Mane. Menurutnya, itu karena mantan bosnya ingin dia tetap tinggal. Bagi Mane, sebetulnya ini tidak tentang dia mau tinggal atau tidak. Dia hanya merasa bahwa itu bukan waktu yang tepat untuk pergi.

Baca juga:

 

“Setelah tahun pertama [di Inggris], saya pikir lebih baik untuk fokus pada Southampton. Dalam kepala saya, saya kira saya akan berada di sana beberapa tahun lagi. Saya yakin saya masih harus belajar sebelum pindah ke klub yang lebih besar,” lanjutnya.

Tapi kemudian berita itu datang kepadanya. Liverpool, salah satu klub yang diimpikannya, mengatakan ingin meminangnya. Mendengar itu, Mane mengaku tidak pernah berpikir dua kali untuk menerimanya. Sejak itu, Mane resmi bergabung dengan Liverpool dan telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.

Saat masih merumput untuk Southampton, The Red Devils mengajukan tawaran 25 juta pound sterling atau sekitar Rp 396 miliar untuk Mane pada musim panas 2015 lalu. Dia rupanya menjadi target utama mantan manajer MU, Louis van Gaal. Rumor yang beredar lantas mengatakan bahwa kesepakatan itu gagal karena campur tangan Southampton.

Biang Bola
[image source thesun.co.uk]
Menjelang bentrokan sengit antara Liverpool dan Manchester United, Mane memutuskan untuk angkat bicara dan meluruskan gosip tersebut. Di depan media, dia membantah bahwa bekas klubnya telah berupaya untuk menggagalkan kepindahannya ke United. Keputusan itu murni diambilnya sendiri, tanpa campur tangan klub.

Di bawah asuhan Klopp, Mane tampil semakin gemilang. Sejak bergabung musim panas ini dengan Liverpool, dia telah mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan English Premier League. Liverpool memboyongnya ke Anfield dengan mahar 30 juta pound sterling atau sekitar Rp 476 miliar.

Menjelang laga kontra Manchester United pada Senin (17/10/2016), Mane yakin timnya bisa mengalahkan musuh di kandang sendiri. “Kami semua percaya. Kami bisa melakukannya,” katanya kepada wartawan pekan ini.

Mane juga melihat bahwa pertandingan nanti malam akan menjadi pertandingan terbesar dalam karirnya sejauh ini. Sementara itu, pertandingan terbesar yang pernah dilaluinya saat memulai debut dengan Southampton adalah ketika melawan Arsenal.

“Kami menang dan saya mencetak gol. Saya berada di bawah tekanan besar, sehingga bagi saya itu menakjubkan,” imbuhnya.

Menurut Mane, laga kontra antara MU dan The Reds termasuk salah satu pertandingan besar musim ini. Dia bahkan menyebut pertandingan itu mirip El Clasico. Namun, sementara The Reds hanya terpaut tiga poin dari pemimpin puncak klasemen, Manchester City, Mane bersikeras bahwa masih terlalu dini untuk berbicara tentang memenangkan Liga Premier.

“Jika Anda tahu apa yang dapat Anda lakukan untuk tim, itu tidak lagi jadi masalah dan Anda bahkan tidak perlu berpikir tentang hal itu,” tegas Mane.

Mane percaya bahwa Liverpool memiliki kualitas sang juara. Tapi, menurut dia, masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang akan terjadi tahun ini. Tentu saja kemenangan The Reds atas United bisa membantu klub tersebut dalam usaha meraih gelar liga.