Biang Bola : 5 Pesepakbola Indonesia yang Bermain di Luar Negeri

Para pemain bola nasional ini memilih untuk bermain di liga luar negeri karena ketidakpastian akan liga di dalam negeri sendiri.

0
[Image Source blogspot.com]

Bolahero.com – Konflik antara pemerintah dan PSSI sempat membuat para pesepakbola kelimpungan. Pasalnya, konflik yang tak berkesudahan itu juga berimbas pada masa depan biang bola nasional, khususnya yang terkait dengan pembayaran gaji. Tak jarang, klub juga terpaksa memutus kontrak para pemain karena tidak adanya kejelasan kapan kompetisi dalam negeri akan bergulir.

Alasan itu sedikit banyak mempengaruhi keputusan para pesepakbola hebat di tanah air untuk berkarir di negara lain. Selain menawarkan gaji lebih besar, berkarir di luar negeri dapat memberi mereka kesempatan untuk berkompetisi di level lebih tinggi. Dan berikut adalah lima pesepakbola Indonesia yang diketahui berkarir di luar negeri.

1. Andik Vermansyah

Pecinta sepakbola di tanah air tentunya sangat akrab dengan sosok Andik Vermansyah. Hal ini karena Andik dianggap sebagai salah satu talenta besar dalam sepakbola Indonesia. Tak tanggung-tanggung, Andik bahkan sering dijuluki Messi-nya Indonesia.

biang bola
[Image Source beritasatu.com]
Sayangnya, sang bintang kini tak lagi bermain untuk klub lokal Indonesia. Sejak tahun 2014 lalu, pria kelahiran Jember ini telah resmi dikontrak oleh klub Malaysia, Selangor, untuk berlaga di Malaysia Super League.

2. Dedi Kusnandar

Selain Andik Vermansyah, ada satu lagi pemain hebat Indonesia yang memutuskan untuk berlaga di luar negeri, yakni Dedi Kusnandar. Pria yang lahir di Jatinangor, Jawa Barat, ini sekarang bermain untuk klub asal Malaysia, Sabah FA. Sebelum merumput bersama Sabah FA, pemain yang biasa disapa Dado ini dulunya bermain untuk Persib Bandung.

biang bola
[Image Source redaksi.co.id]
Namun kemudian pada 2016, dia memilih untuk menandatangani kontrak dengan klub asing. Dan salah satu pencapaian terbaik Dado dalam dunia sepakbola Indonesia adalah ketika dirinya berhasil meraih gelar Pemain Terbaik ISL U-21 pada 2009 silam.

3. Dedi Gusmawan

Jika Dado dan Andik tertarik untuk berkarir di Malaysia, Dedi Gusmawan justru memutuskan berlaga di Myanmar National League. Di negara itu, dia bermain untuk klub Zeyashwemye F.C. Kiprahnya di liga Myanmar sendiri dimulai sejak tahun 2015 lalu, setelah dia meninggalkan klub lamanya, Mitra Kukar.

biang bola
[Image source goal.com]
Meski sudah berkarir di luar negeri, Dedi tentu tak melupakan tanah airnya. Dalam laga uji coba melawan Malaysia, di Stadion Manahan, Solo, 6 September 2016, Dedi Gusmawan juga jadi salah satu nama yang diajak untuk bergabung. Mendengar hal itu, Dedi mengaku sangat senang.

 

4. Irfan Bachdim

Ini bukan pertama kalinya bagi Irfan Bachdim untuk berlaga di liga asing. Sebelum menandatangani kontrak dengan Persema Malang, pria 28 tahun itu sebelumnya berkarir di klub-klub luar negeri seperti FC Utrecht, HFC Haarlem, dan SV Argon. Kini, bapak dua anak itu telah resmi dikontrak oleh klub Divisi Dua J-League (J2), Consadole Sapporo.

biang bola
[Image Source harianjogja.com]
Dalam bermain, Irfan biasanya menempati posisi seperti penyerang, gelandang, atau pun sayap. Selain jadi bintang lapangan hijau, pria kelahiran Amsterdam ini juga sering tampil di berbagai iklan, termasuk untuk Indomobil Suzuki Motor, Nike Sports, dan Otsuka Pocari Sweat.

5. Syaffarizal Mursalin Agri

Pemuda asal Aceh ini biasa dipanggil Farri Agri. Dia merupakan salah satu pemain bola Indonesia yang memperkuat klub asing. Sejak 2015 lalu, pemain kelahiran 8 Agustus 1992 itu merumput untuk Al-Ahli SC. Sebelumnya, dia sempat bermain untuk Al-Khor SC, mulai dari tahun 2009-2014.

biang bola
[Image source atjehcyber.net]
Namun, Farri sendiri memang belum pernah bermain untuk klub lokal Indonesia karena sejak usia 4 tahun sudah pindah bersama orang tuanya ke Qatar. Dia juga diketahui sedang menyelesaikan  kuliahnya di Universitas Stenden, Doha, Qatar, dengan mengambil studi manajemen bisnis internasional.

Semoga ke depannya dunia sepakbola tanah air bisa menjanjikan masa depan yang lebih baik bagi para pemain. Dengan demikian, pesepakbola hebat dari Indonesia tak perlu merantau hingga ke negeri seberang.