Biang Bola : 5 Pemain Bola dengan Skil Dewa di Olimpiade 2016

Tidak menutup kemungkinan para pemain ini bakal dilirik oleh klub-klub besar untuk dikontrak dengan nilai transfer selangit.

0
Bolahero.com - bola di lapangan
[Image source buenavistaco.gov]

Bolahero.com – Mencermati perhelatan Olimpiade 2016 yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil, ada banyak Biang Bola dengan skil dewa unjuk kebolehan. Mulai dari para pemain muda sampai yang sudah malang melintang di kancah sepakbola internasional juga pamer keahlian mereka dalam emnggocek si kulit bundar.

Namun, dari banyaknya pemain hebat di cabang sepakbola yang dipertandingkan di Olimpiade 2016 tersebut, ada beberapa saja yang benar-benar dapat dikatakan bersinar. Bahkan jika nama mereka sudah terkenal sebelumnya, melalui ajang ini, popularitasnya semakin terkerek naik.

Nah, berikut ini ada 5 pemain top yang bersinar di cabang sepakbola di Olimpiade 2016 Brasil.

1. Marta Vieira

Walaupun berjenis kelamin wanita, akan tetapi Marta Vieira juga memiliki skil serta kemampuan yang tak kalah dengan para pemain bola laki-laki lainnya. Menjadi kapten untuk Tim Nasional sepakbola wanita Brasil, Marta dan rekan-rekannya seakan membungkam Timnas pria Brasil yang di dalamnya terdapat nama-nama terkenal lain, seperti Gabriel Barbosa, Gabriel Jesus bahkan Neymar.

Bolahero.com - Marta
[Image source e-spaces.eu]
Kelihaian Marta dalam menggocek si kulit bundar sudah ada sejak kecil. Bahkan ia kerap diejek oleh teman-temannya karena lebih suka bermain bola daripada bermain mainan wanita pada umumnya. Dia pernah bergabung dengan sejumlah klub sepakbola yang akhirnya dapat mengasah insting dan skil bermain bolanya.

2. Matthias Lukas Ginter

Bernama lengkap Matthias Lukas Ginter, pemuda kelahiran 9 Januari 1994 ini juga termasuk dalam biang bola yang memiliki skil mumpuni. Dia tergabung dalam Timnas Jerman di Olimpiade 2016 dan berhasil mendapatkan medali perak setelah dikalahkan tuan rumah Brasil di babak final.

Bolahero.com- Matthias Ginter
[Image source heavy.com]
Pemuda yang resmi dikontrak Borussia Dortmund pada bulan Juli 2014 lalu ini juga pernah menyabet gelar pemain termuda ketika Jerman mengikuti perheletan Piala Dunia 2014 lalu.

 

3. Marcos Aoás Corrêa

Lebih dikenal dengan nama Marquinhos, pria bernama asli Marcos Aoás Corrêa ini merupakan salah satu pemain belakang dari klub di Liga Prancis, Paris Saint-Germain. Seperti halnya di klub, Marquinhos juga mendapatkan kepercayaan untuk mengisi posisi sama ketika dia memperkuat Timnas Brasil di Olimpiade 2016.

Bolahero.com - Marquinhos
[Image source standard.co.uk]
Debut pertamanya dengan Timnas Brasil saat diadakannya Toulon Tournament pada tahun 2014 lalu dan kemudian dia dipanggil lagi untuk bermain di Copa America dan Copa America Centenario di tahun 2015.

4. Neymar da Silva Santos Júnior

Nampaknya, para pemain bola top di cabang sepakbola di Olimpiade 2016 ini lebih banyak dikuasai dari kubu tuan rumah. Kali ini menduduki peringkat kedua adalah Neymar da Silva Santos Júnior atau lebih kerap dipanggil Neymar.

Bolahero.com - Neymar Jr
[Image source olympic.org]
Pemain Timnas Brasil sekaligus penyerang dari klub Spanyol Barcelona ini menjadi salah satu kunci kemenangan tim sepakbola Brasil dalam meraih medali emas di Olimpiade 2016.

5. Ángel Martín Correa Martínez

Ángel Martín Correa Martínez atau biasa dipanggil Ángel Correa ini merupakan pemain dari Timnas Argentina sekaligus penyerang dari klub Spanyol Atletico Madrid. Dengan usianya yang masih tergolong sangat muda dan kelincahannya di atas lapangan hijau, membuat banyak orang terkagum akan skilnya dalam bermain bola.

Bolahero.com - Ángel Correa
[Image source estoesatleti.es]
Walaupun harus tersingkir secara dini di perhelatan sepakbola yang dipertandingkan di Olimpiade 2016, namun bukan berarti secara personal Ángel Correa menjadi biang bola dengan skil yang buruk. Dia tercatat sebagai salah satu pemain yang memiliki kemampuan bermain bola di atas rata-rata.

Tentunya, dengan kelihaian para pemain di atas ketika sedang memainkan si kulit bundar, bukan menjadi satu hal yang tidak mungkin klub-klub besar dunia bakal melirik dan menggunakan jasa mereka di musim mendatang.