Biang Bola: Filosofi Pep Dan Kekuatan Manchester City Jadi Modal Kalahkan Barca

Liga Champions di pekan ini masuk ke dalam match ke-3. Yang mana akan ada laga besar dengan bertemunya Barcelona vs Manchester City.

0
Biang Bola
[image source independent.co.uk]

Bolahero.com – Biang Bola : Liga Champions di pekan ini masuk ke dalam match ke-3. Yang mana akan ada laga besar dengan bertemunya Barcelona vs Manchester City. Yang menjadi sorotan dalam laga ini jelas saja seorang Josep Guardiola yang kini menjabat sebagai pelatih Manchester City. Kita tahu bahwa Pep dulunya adalah pemain dan juga pelatih dari Barcelona.

Tiki-taka yang dianut oleh permainan Barca saat ini lahir dari pemikiran brilian seorang Pep. Namun bukan itu yang akan kita bahas sekarang. Sepak terjang dan kekuatan Manchester City yang harus dikupas.

Sejak menukangi The Citizen di awal musim ini, Pep sempat mengagumkan dengan catatan kemenangan berturut-turut sejak awal musim, namun dalam tiga laga terakhir, mereka tak pernah menang; termasuk hasil imbang 1-1 saat menghadapi Everton akhir pekan kemarin. Nah, melawan Barcelona yang tengah on fire jelas bukan perkara mudah.

Baca juga:

 

Kunci permainan Manchester City bisa saja diberikan pada sosok striker Sergio Aguero dan Kevin De Bruyne. Sergio Aguero yang dibeli Manchester City dari Atletico Madrid benar-benar menunjukkan kualitasnya sejak di musim pertama. Mahar sebesar e8 juta Poundsterling yang dibayarkan City pada Los Rojiblancos sangat efektif.

Di musim ini, Pep meminta pada Aguero agar ikut membantu tim melakukan pressing dan juga bertahan. Hal yang belum pernah dilakoni oleh Aguero selama ini. Namun Kun (sebutan Aguero) berhasil menerapkan keinginan sang pelatih di beberapa laga yang dijalaninya.

“Saya rasa saya masih terus berkembang. Saya jauh lebih berpengalaman dibanding sebelumnya dan ada banyak hal yang berjalan dengan bagus tahun ini. Namun saya masih berpikir bahwa saya masih bisa bermain lebih bagus lagi. Saya selalu ambisius dan saya selalu ingin lebih. Saya ingin menjadi pemain yang lebih baik,” ujar Aguero menurut The Mirror.

Sementara itu, Kevin De Bruyne berharap ia akan mendapatkan kesempatan turun melawan Barcelona, meski ia tidak tahu seperti apa susunan tim yang akan diturunkan oleh Josep Guardiola di Camp Nou nanti. Mengingat dia baru saja sembuh dari cedera.

Biang Bola
[image source performgroup.com]
Ketika ditanya apakah ia memperkirakan bakal turun sebagai starter di Barcelona, De Bruyne mengatakan pada ESPN: “Tidak, karena pelatih selalu mengubah tim dan kami tidak akan tahu setengah jam sebelum pertandingan. Itulah bagaimana ia membuat semua orang terus waspada. Bermain atau tidak, anda harus terus fit.”

“Saya sendiri lebih memilih untuk bermain, namun jika tidak, senang jika bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Untuk terus ada di markas klub bukan sesuatu yang menyenangkan, karena semua orang pergi. Dari sisi mental, amat bagus sesekali memisahkan diri dari sepakbola.”

Kevin sendiri dianggap sebagai seorang pemain yang mampu memberikan perbedaan dengan sentuhan-sentuhannya. Bahkan Kevin juga dianggap sebagai salah satu pemain yang paling bersinar di bawah kepelatihan Josep Guardiola di Manchester City musim ini. Gelandang asal Belgia tersebut menjadi motor serangan The Citizens musim ini.

Dalam tujuh penampilan di Premier League, mantan pemain Chelsea tersebut mampu mencetak dua gol dan memberikan empat assist untuk rekan setimnya. Hal tersebut mengundang mantan penyerang Manchester United, Dion Dublin untuk berkomentar dan memuji sosok Kevin De Bruyne.

“Saya pikir Kevin de Bruyne adalah pemain kunci bagi Manchester City dan Pep harus memainkannya saat dia siap dimainkan. Dia bisa membuat segala sesuatunya terjadi. Umpan-umpan pendeknya bagus, umpan jauhnya juga baik, bahkan dalam urusan mencetak gol.” ujar Doblin.

Selain Doblin, pelatih Everton, Ronald Koeman juga memberikan dukungan pada Pep agar bisa mengalahkan Barcelona di laga nanti.

“City adalah tim yang cukup kuat untuk mendapatkan hasil yang bagus, namun masalahnya mereka akan bermain melawan Messi, Neymar, dan Suarez. City bisa mencetak gol dari satu peluang, namun jika Barca mendapat empat peluang, mereka akan membuat tiga gol,” tutur Koeman menurut Express.

“Itulah masalah City, kualitas individu Barca amat tinggi. Namun City bisa mengalahkan mereka. Mereka juga bisa menguasai bola dan ini adalah laga menarik antara dua tim dengan filosofi yang sama, saya tak sabar menontonnya.”