Biang Bola : Leicester Dipercaya Mampu Unjuk Gigi di Eropa
Eriksson memprediksi Leicester City bakal mampu unjuk gigi di kompetisi tertinggi benua biru

Bolahero.com – Kabar terbaru dari Biang Bola hadir dari Leicester City yang dipercaya akan mampu berbicara banyak di pentas Liga Champions musim 2016/2017. Keyakinan tersebut dikemukakan oleh Sven-Goran Eriksson meskipun dirinya juga menilai The Foxes akan menghadapi jadwal yang cukup berat nantinya karena selain tampil di kompetisi domestik kini mereka masih harus bermain di kompetisi Eropa ini.

“Itu sangat luar biasa. Saya sendiri merasa ikut senang untuk penggemar, klub, pemiliki, dan juga beberapa pemain yang pernah bekerja bersama saya,” ucap Eriksson saat menanggapi kesuksesan yang diraih oleh mantan klubnya ini sebagaimana yang diberitakan oleh Soccerway.

“Mereka tidak hanya menjuarai Premier League, tetapi mereka memenanginya dengan penuh gaya dan poin yang cukup banyak. Mereka merupakan tim terbaik saat itu dan pastinya bakal menarik untuk melihat apakah mereka bisa mengulanginya lagi yang mana itu akan menjadi lebih luar biasa,” sambung Eriksson.

Biang Bola sendiri mencatat Erikson memang sudah tidak asing bagi Leicester City karena dirinya pernah melatih klub yang kini dibesut oleh Claudio Raineri ini pada medio 2010/2011 silam dan keberhasilan Leicester City menjuarai Premier League di musim lalu mengantarkan Jamie Vardy dan kawan-kawan tampil di Liga Champions yang mana ini menjadi pertama kalinya mereka ikut di kompetisi yang paling bergengsi di Eropa ini. Menjadi pendatang baru di mana mereka akan menghadapi tim-tim tangguh dari liga-liga top Eropa lainnya, Eriksson tetap yakin dan memprediksi bila Leicester City akan mampu berbicara banyak meski status mereka sebagai pendatang baru.

“Saya pikir mereka akan bisa unjuk gigi di turnamen Eropa. Kebanyakan dari para pemain ini memang belum pernah tampil di Liga Champions tetapi ada tekanan besar untuk bermain pada hari Minggu dan juga Rabu jadi mereka mesti mempersiapkan diri untuk itu,” timpal Eriksson.

“Sebagai contoh di SIPG, kami sudah memainkan cukup banyak pertandingan dan menempuh banyak perjalanan pula jadi itulah salah satu alasan kami terkadang merasa kepayahan. Kami merasa kelelahan dan juga sulit untuk bermain di tengah pekan,” tandas Eriksson. (Biang Bola)