Biang Bola: Gerard Pique Ingin Jadi Presiden Barcelona Setelah Pensiun

Gerard Pique mengaku tidak ingin mengikuti jejak Pep Guardiola dan Luis Enrique yang memilih jadi manajer klub.

0
Biang Bola
[image source vbetnews.com]

Bolahero.com – Biang Bola : Gerard Pique mengaku tidak ingin mengikuti jejak Pep Guardiola dan Luis Enrique yang memilih jadi manajer klub. Sebaliknya, suami dari penyanyi pop Shakira itu justru tertarik menjadi presiden Barcelona.

Jika Pique memang benar-benar berniat untuk melamar posisi itu, menurut Diario Sport, pemain Spanyol itu harus menunggu sampai tahun 2027. Terkait pernyataan dari bek tengah Barcelona itu, mantan rekan setimnya Xavi juga mengungkapkan bulan lalu bahwa Pique memiliki keinginan untuk memimpin klub setelah dia pensiun.

“Saya tidak pernah membayangkan jadi manajer. Saya justru lebih menikmati peran sebagai presiden. Dan saya yakin bisa melakukan yang terbaik untuk klub ini, karena itu yang saya sukai,” kata Pique saat diwawancarai TV3.

Dalam wawancara tersebut, Pique kembali menegaskan bahwa dia serius ingin menjadi presiden Barca. Dan dia akan mewujudkan rencana itu setelah pensiun. Pernyataan itu juga dibenarkan oleh Xavi, yang ketika itu mendengar langsung dari Pique.

Baca juga:

 

Xavi bercerita jika Pique pernah berkata kepadanya akan mengangkat Carles Puyol sebagai direktur olahraganya. Sementara Xavi sendiri akan diberi tanggung jawab sebagai manajer dan Sergio Busquets sebagai asistennya.

Pique, 29, telah mengumumkan pekan lalu bahwa dia akan pensiun dari timnas Spanyol setelah Piala Dunia 2018 di Rusia. Dia akhirnya mengambil keputusan itu setelah dicecar banyak kritik. Pique memang sering dicemooh oleh para fans Spanyol karena dia sangat blak-blakan tentang sikapnya yang pro-Catalonia.

Dia bahkan sempat menyulut sebuah kontroversi di media sosial di mana dia tampak memotong lengan jerseynya yang menampilkan warna bendera Spanyol. Melihat itu, fans Spanyol langsung naik pitam. Tak ingin masalah jadi semakin besar, Pique segera meluruskan kejadian tersebut dengan mengatakan dia hanya tidak suka dengan potongan lengan jerseynya yang panjang. Dia merasa itu sangat mengganggu gerakannya.

“Saya selalu mengatakan saya ingin pensiun di Barca. Tapi itu bisa jadi pilihan yang menarik dalam beberapa tahun ke depan,” imbuhnya.

Biang Bola
[image source cnbc.com]
Bulan lalu, media Spanyol juga sempat mengabarkan bila bapak dua anak itu sedang mempertimbangkan untuk pindah ke Major League Soccer. Namun, Pique kemudian mengatakan itu bisa saja terjadi, jika dirinya masih memiliki keinginan untuk terus bermain sepakbola.

Karir Pique di Blaugrana awalnya memang tidak berjalan mulus. Louis Van Gaal bahkan pernah mengatakan kepadanya bahwa dia tidak cukup kuat untuk bermain di Barcelona. Kala itu, Pique masih berada di jajaran pemuda di La Masia ketika Van Gaal menjadi bos Camp Nou.

Van Gaal lantas mengatakan kepada Pique jika bek tengah itu tidak memiliki apa yang diperlukan untuk bergabung ke tim pertama. Pique pun akhirnya meninggalkan Catalan tanpa pernah tampil di tingkat senior. Dia kemudian bergabung dengan Manchester United pada tahun 2004.

Pemain Spanyol itu hanya tampil sebanyak 23 kali selama empat tahun bergabung dengan The Red Devils. Dia pun akhirnya dijual kembali ke Barcelona dengan harga 5 juta pound sterling atau sekitar Rp 79 miliar.

“Saya tidak pernah tahu jika dia (Van Gaal) akan menjadi pelatih tim pertama ketika sampai di sana,” kenang Pique, saat diwawancarai TV3.

Pique mengaku masih mengingat setiap detail yang dikatakan Van Gaal kepadanya. Hari-hari pertamanya bersama Blaugrana dilewatinya dengan sangat buruk. Pique mengaku Van Gaal pernah mendorongnya hingga jatuh ke lantai. Mantan bos Barca itu kemudian mengatakan kepadanya bahwa dia tidak cukup kuat untuk menjadi pemain Blaugrana. Perkataan itu benar-benar menghancurkannya.