Biang Bola : Ini Komentar Ribery yang Bikin Kuping Griezmann Panas

Franck Ribery menilai publik terlalu cepat melabeli Antoine Griezman dengan gelar pemain kelas dunia.

0
Biang Bola
[image source sportskeeda.com]

Bolahero.com – Biang Bola : Pemain sayap Bayern Munich Franck Ribery baru-baru ini mengatakan sesuatu yang mungkin terdengar tidak nyaman di telinga rekan senegaranya Antoine Griezmann. Kepada Sport Bild, Ribery mengakui kehebatan Griezmann dalam beberapa musim terakhir. Namun menurut Ribery, hal itu masih tidak cukup untuk membuat Griezman bergabung dalam jajaran elit pemain kelas dunia. Pesepakbola berusia 33 tahun itu juga menilai publik terlalu cepat melabeli Griezman dengan gelar pemain kelas dunia.

“Ya, musim lalu dia bermain baik. Tapi untuk bisa jadi pemain kelas dunia, Anda harus memberi penampilan yang konsisten,” kata Ribery.

Mantan pemain timnas Prancis itu mengaku tak setuju jika Griezman dikatakan pantas menang Ballon d’Or. Ribery juga mengatakan bahwa seorang pemain harus tampil sebagai bintang dalam jangka waktu yang lama untuk bisa dijuluki sebagai pemain kelas dunia.

“Saya tahu saya ada di jalur yang benar,” ucap Griezmann kepada Eurosport, ketika ditanya perihal pernyataan Ribery.

Menurut Ribery, Griezman juga masih perlu meningkatkan permainannya. Di sisi lain, Ribery sendiri mengalami cedera cukup lama tahun lalu. Selama sembilan bulan, dia harus absen untuk memulihkan fisiknya. Kendati demikian, Ribery menyebut dirinya tetap berada di jajaran pemain elit meski lama absen.

Baca juga:

 

“Ok, saya cedera 9 bulan tahun lalu. Tapi selain itu, saya hampir selalu berada di atas selama dekade terakhir,” lanjutnya.

Pernyataan Ribery rupanya ditanggapi santai oleh Griezmann. Dia mengatakan semua orang memiliki pendapat sendiri. Seperti kita ketahui, Griezmann sukses mencetak gol tandang untuk Atletico yang kemudian mengandaskan Bayern Munich dari Liga Champions pada bulan April lalu.

“Setiap orang memiliki pendapat. Bagi ayah saya, misalnya, saya pemain terbaik di dunia. Untuk para fans Atletico, juga,” imbuh Griezman.

Entah apa yang dipikirkan oleh Ribery, tapi pernyataannya berhasil memicu reaksi dari sejumlah pihak, termasuk Presiden Atletico Madrid. Enrique Cerezo tampaknya mencoba menghibur Griezmann. Dia tak ingin ada perselisihan antar sesama pemain.

“Ribery sedikit lebih tua,” kata Cerezo. “Kita harus memaafkannya karena dia adalah pemain hebat.”

Biang Bola
[image source GERARD JULIEN/AFP/Getty Images]
Cap pertama Griezmann untuk Prancis terjadi pada tahun 2014. Dan itu ternyata juga menjadi tahun terakhir Ribery, sebelum dia memutuskan untuk pensiun dari laga internasional. Mereka bahkan sempat bermain bersama-sama selama lima menit dalam pertandingan persahabatan melawan Belanda.

Ribery memulai debutnya di dunia sepakbola pada tahun 1989. Saat itu, dia bergabung sebagai pemain muda di sebuah klub kota setempat, Conti Boulogne. Dia bermain selama tujuh tahun di sana, dan kemudian pindah ke Lille.

Di Lille, Ribery ternyata mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan tim. Tiga tahun kemudian dia pergi dari klub itu. Titik balik dari karir Ribery terjadi ketika dia pindah ke Turki. Pada bulan Januari 2005, dia resmi bergabung dengan Galatasaray, di mana dia berhasil memenangkan Piala Turki.

Ribery rupanya hanya bertahan sebentar di Galatasaray. Enam bulan setelahnya, dia pindah kembali ke Prancis dan bermain untuk klub Marseille. Pada tahun 2007, Ribery bergabung dengan klub Jerman Bayern Munich. Bersama Bayern, permainannya semakin tak terbendung.

Sepanjang karirnya bersama Bayern, dia telah memenangkan enam gelar Bundesliga, lima DFB-Pokal, satu UEFA Champions League dan satu FIFA Club World Cup, yang meliputi empat ganda dan satu treble. Semua pencapaian itu membuat Ribery dinominasikan bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo untuk menerima FIFA Ballon d’Or 2013.