Biang Bola : Finis Di 10 Besar Sudah Cukup Bagi Leicester City
Heskey berikan pendapat soal target realistis The Foxes

Bolahero.com – Kabar terbaru Biang Bola datang dari Emile Heskey yang menilai finis di 10 besar sudah cukup bagus bagi Leicester City. Di musim 2015-2016 lalu The Foxes berhasil membuat gebrakan yang luar biasa di ajang Premier League karena mereka yang sama sekali tidak masuh hitungan berhasil finis di puncak klasemen sekaligus mengangkat titel juara dengan penuh gaya karena Jamier Vardy dkk sukses mengangkangi tim-tim besar yang menjadi favorit juara.

Karena itu banyak yang menantikan kiprah Leicester City di musim baru ini apalagi mereka juga bakal tampil di pentas Liga Champions bersama dengan Arsenal, Tottenham Hotspur dan Manchester City yang finis di posisi kedua hingga keempat seperti dirangkum Biang Bola. Namun upaya tim asuhan Claudio Raineri untuk mengamankan gelar juara mereka diyakini tidak akan mudah melihat pergerakan yang dilakukan oleh tim rival pada bursa transfer musim panas ini ditambah kedatangan pelatih hebat seperti Antonio Conte dan Pep Guardiola.

Wajar saja beberapa waktu yang lalu Raineri sempat berujar jika target timnya sama seperti musim lalu yaitu meraih 40 poin yang berarti zona aman dengan berada di posisi 10 besar. Kini penilaian yang sama juga diungkapkan oleh Heskey yang merupakan mantan punggawa Leicester City yang menilai finis di posisi 10 besar di tangga klasemen Premier League sudah menjadi hasil yang bagus bagi Leicester City yang telah melepas salah satu pemain pilarnya, N’Golo Kante, ke Chelsea.

“Anda tidak pernah bisa mengatakan tidak (kembali menjadi juara). Akan tetapi bagi saya secara pribadi, saya akan mengatakan bila finis di posisi 10 besar itu sudah cukup. Kalau pun Anda melihatnya dengan realistis perjalanan mereka di musim lalu, bertahan di Premier League menjadi targetnya saat itu,” ujar Heskey seperti dilansir Omnisport.

“Saat pada saat itu mengatakan saat mereka mendapatkan 40 angka, 40 poin yang ajaib untuk bertahan dari degradasi. Itu adalah waktunya untuk bernafas. Tetapi yang terjadi kemudian mereka terus melaju dan terus saja hingga mimpi menjadi juara itu menjadi kenyataan,” timpalnya. (Biang Bola)