Biang Bola : Dominasi City Akan Diuji Saat Hadapai Gladbach
Pelatih anyar City tidak menjamin bakal bisa mempersembahkan trofi Liga Champions di musim perdananya

Bolahero.com – Berita terbaru dari biang bola kali ini datang dari persiapan laga antara Manchester City kontra Borussia Moenchengladbach. Tim asuhan Pep Guardiola ini akan mengawali babak penyisihan Grup C dengan menjamu tim asal Jerman tersebut pada laga yang akan dilangsungkan di Etihad Stadium pada Rabu, (14/09/16) pukul 01:45 WIB nanti.

Selain Borussia Moenchengladbach, Manchester City juga bakal menantang Barcelona dan Celtic yang sama-sama berada di Grup C yang disebut juga sebagi grup neraka. Laga kontra Gladbach ini sekaligus menjadi ujian atas dominasi Manchester City di Premier League mengingat saat ini mereka memimpin di puncak klasemen usai mengalahkan Manchester United pada derby Manchester dalam laga akhir pekan lalu yang berakhir dengan skor tipis 1-2 seperti yang dirangkum pada berita biang bola sebelumnya.

Bagi Manchester City, lawan yang akan mereka hadapi ini memang sudah tidak asing lagi lantaran di musim lalu mereka pernah mengalahkan Gladbach pada laga tandang maupun kandang di era Manuel Pellegrini. Walau begitu Guardiola berusaha merendah melihat catatan positif yang dimiliki oleh timnya dan dirinya pun tidak menjamin bakal bisa mengantarkan City langsung menjuarai Liga Champions di musim perdananya ini.

“Sungguh menjadi suatu penghargaan untuk bisa menjadi manajer di Barcelona dan juga Bayern Munchen. Bersama dengan mereka saya bisa mencapai babak semifinal dan final. Sedangkan Manchester City belum pernah mencapainya. Roberto Mancini membantu Manchester City mencapai babak grup dan Pellegrini bisa mengantarkan City hingga ke babak semifinal,” ucap Guardiola kepada Daily Mail.

“Kalau Anda bisa membuat tim mencapai semifinal  sebanyak lima, enam, atau mungkin tujuh kali maka di tahun lainnya akan bisa menembus babak final. Kalau publik meminta saya bisa membuat tim ini menjadi juara Liga Champions maka saya harus menjadi pelatih yang sangat bagus,” lanjut Guardiola.

“Saya sendiri bakal mencobanya tetapi sejarah adalah sejarah. Publik bisa menilai saya gagal bersama Bayern Munchen karena saya tidak bisa memenangi trofi Liga Champions jadi saya mesti menerimanya,” pungkasnya. (Biang Bola)