Biang Bola : Diganjar Kartu Merah, Wenger: Xhaka Bukan Pemain ‘Kotor’

Sayangnya, kemenangan The Gunners harus ternodai dengan kartu merah yang diterima oleh Granit Xhaka.

0
Biang Bola
[image source thesun.co.uk]

Bolahero.com – Biang Bola : Arsenal berhasil menaklukkan Swansea City 3-2 dalam laga lanjutan English Premier League, Sabtu (15/10/2016) kemarin. Sayangnya, kemenangan The Gunners harus ternodai oleh kartu merah yang diterima Granit Xhaka. Manajer Arsenal Arsene Wenger mengatakan bahwa Xhaka harus belajar dari kesalahannya.

“Xhaka bukan pemain “kotor”, meskipun dia tiba di Liga Premier dengan catatan disiplin yang buruk,” tegas Wenger usai pertandingan.

Seperti dikutip di Sky Sports (16/10/2016), Xhaka mendapatkan lima kartu merah saat masih bermain untuk Borussia Moenchengladbach. Dia juga sempat diganjar kartu merah, ketika membela Swiss pada bulan September lalu. Kini, dia kembali mendapat kartu merah setelah menerjang Modou Barrow dari belakang.

Terkait masalah ini, Wenger berjanji akan segera berbicara dengan Xhaka. Gelandang bertahan itu juga dianggap bertanggung jawab atas gol pertama yang didapat Swansea, saat dia secara tidak sengaja memberikan umpan jauh kepada Gylfi Sigurdsson.

Baca juga:

 

“Cerdas, berarti Anda tidak membuat kesalahan yang sama dua kali, dan saya berharap dia belajar dari itu,” ucap Wenger.

Wenger juga mengaku dirinya tahu catatan kedisiplinan Xhaka yang tidak begitu baik di Jerman. Namun, dia percaya pemain 24 tahun itu bukan pemain yang suka bermain “kotor” apalagi berbuat curang.

“Kadang-kadang dia (Xhaka) membuat beberapa tackle canggung karena dia bukan bek alami. Tapi saya akan berbicara dengannya,” lanjutnya.

Meskipun Wenger sebetulnya tidak begitu setuju dengan kartu merah yang diterima Xhaka, dia tidak akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Wenger berpikir bahwa kartu kuning mungkin lebih tepat, tapi wasit ternyata memiliki pertimbangan lain. Dia lebih suka memberikan kartu merah kepada Xhaka.

Biang Bola
[image source thesun.co.uk]
Arsenal membeli Granit Xhaka dari Borussia Monchengladbach dengan mahar sekitar 30 juta pound sterling (atau Rp 477 juta). Xhaka kemudian membuat penampilan pertamanya untuk Arsenal saat melawan MLS All-Stars. Dalam pertandingan pembukaan musim 2016-2017 Liga Premier, Arsenal dipaksa menyerah oleh Liverpool 4-3.

Dalam pertandingan itu, Xhaka diberi kesempatan untuk menggantikan gelandang Mohamed Elneny di menit ke-65. Belum lama bermain, dia lantas diganjar kartu kuning kala itu. Gol pertamanya untuk Arsenal terjadi pada 17 September 2016, ketika The Gunners menang 4-1 atas Hull City. Empat hari kemudian, dia kembali mencetak gol saat Arsenal mengalahkan Nottingham Forest 4-1 di EFL Cup.

Xhaka mengawali karirnya sepakbolanya dengan bermain untuk berbagai tim muda Basel dan sejak tahun 2008, dia telah menjadi anggota dari skuad U-21. Saudaranya Taulant Xhaka juga seorang pemain sepakbola profesional. Dia kini bermain untuk FC Basel dan tim nasional Albania.

Dinilai punya bakat luar biasa, mantan pelatih Basel Thorsten Fink pernah berkata bahwa Xhaka adalah pemain terbaik di Swiss. Sementara pelatih timnas Swiss sering menjulukinya Schweinsteiger muda. Tak hanya itu. Mantan bek Arsenal, Johan Djourou, juga ikut memuji gaya bermain Xhaka. Dia mengagumi teknik tackling, fleksibilitas, dan juga fisik Xhaka.

Memasuki musim 2010-2011, Xhaka mulai bermain untuk tim pertama Basel. Pada tahun 2012, Basel mengkonfirmasi di situs resmi mereka bahwa Xhaka sudah menyetujui persyaratan yang diajukan oleh Borussia Monchengladbach. Setelah melewati pemeriksaan medis, pemain muda itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan klub Jerman tersebut. Sayangnya, Basel tidak mau mengungkapkan berapa biaya transfer Xhaka. Tapi, kebanyakan memperkirakan nilainya sekitar 8,5 juta euro atau sekitar Rp 121 miliar.