Biang bola : Anak Pemain Bola Terkenal yang Ikuti Jejak Sang Ayah

Rata-rata mereka sudah memiliki bakat bermain bola dari lahir yang diturunkan langsung dari sang ayah.

0
biang bola
[Image Source standard.co.uk]

Bolahero.com – Ada pepatah lama yang mengatakan jika buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Jika ayahnya merupakan seorang atlet, umumnya si anak juga ikut terjun di bidang yang sama. Seperti halnya di dunia persepakbolaan, rata-rata anak para biang bola tersebut juga ikut turun bermain di lapangan hijau.

Selain memang mengidolakan sosok sang ayah yang terlihat keren di lapangan, bakat mereka dalam bermain bola biasanya sudah tampak sejak lahir. Bakat itulah yang kemudian membuat mereka sangat tertarik untuk menggeluti profesi tersebut.

Berikut 7 anak biang bola terkenal dunia yang juga menjadi pesepakbola mengikuti jejak sang ayah.

1. Ketiga Putra David Beckham

biang bola
[Image Source fssta.com]
Ketiga putra David Beckham benar-benar serius untuk mengikuti jejak sang ayah. Putra tertuanya, Brooklyn, bahkan telah berlatih dengan berbagai klub ternama, termasuk Manchester United, Chelsea, QPR dan Fulham. Ketika Beckham dan keluarga masih tinggal di Amerika, Brooklyn juga telah menjadi bagian dari akademi muda LA Galaxy.

2. Christian dan Daniel Maldini

[Image Source zimbio.com]
[Image Source zimbio.com]
Paolo Maldini adalah salah satu legenda sepakbola di Italia, khususnya untuk skuad AC Milan. Kini jejaknya telah diteruskan oleh kedua putranya, yakni Christian dan Daniel Maldini. Christian lahir pada tahun 1996 dan Daniel lahir pada tahun 2001. Keduanya bahkan telah bergabung dengan akademi Rossoneri pada usia dini. Dan mereka sangat berharap bisa menjadi bintang lapangan seperti ayah mereka.

3. Enzo, Luca dan Theo Zidane

biang bola
[Image Source closermag.fr]

 

Pemain bola legendaris Zinedine Zidane juga memiliki putra yang menaruh minat sama dengannya. Ketiga anak laki-lakinya bahkan telah menandatangani kontrak dengan akademi Real Madrid, yang mana Zidane pun saat ini sedang menjabat sebagai sporting director dan asisten pelatih untuk tim utama. Bermain sebagai gelandang, putra Zidane yang bernama Enzo saat ini bermain untuk Juvenil A dan Real Madrid C. Sementara adiknya, Luca, lebih fokus menjadi kiper dan Theo yang paling kecil dinilai mempunyai bakat menjadi striker hebat.

4. Shaqueel van Persie

[Image Source pulse.ng]
[Image Source pulse.ng]
Shaqueel van Persie adalah putra dari striker Manchester United Robin van Persie. Shaqueel yang kala itu masih berusia 7 tahun bahkan sudah dilirik oleh sebuah klub besar seperti Arsenal untuk masuk ke dalam akademi mereka. Rupanya, bakat sang ayah dalam bermain bola sudah mengalir deras dalam darahnya. Namun alih-alih bergabung dengan klub ayahnya, Shaqueel justru diketahui telah bergabung dengan Manchester City.

5. Ianis Hagi

biang bola
[Image Source squawka.com]
Ianis Hagi merupakan putra dari legenda bola asal Rumania, Gheorghe Hagi. Di usianya yang masih muda, dia telah berhasil mencuri perhatian publik dengan bakat luar biasanya. Dan beberapa video dari gol spektakulernya sempat membuatnya jadi viral di internet. Ianis sendiri dianggap sebagai spesialis tendangan bebas. Dia saat ini bermain di akademi muda FC Viitorul Constanta, yang didirikan pada tahun 2009 oleh ayahnya.

6. Joshua Nascimento

[Image Source globo.com]
[Image Source globo.com]
Joshua Nascimento adalah anak bungsu dari legenda sepak bola Brasil, Pele. Karena nama sang ayah begitu diagungkan di dunia sepak bola, Joshua pun tak mau menggunakan julukan Pele pada namanya. Dia takut itu akan membebani dirinya karena semua akan berharap terlalu tinggi padanya. Seperti ayahnya, Joshua juga memiliki bakat menjadi striker. Namun, dia selalu menolak jika harus mengenakan nomor punggung 10 karena itu akan membuat dirinya dibanding-bandingkan dengan sang ayah.

7. Joe van der Sar

biang bola
[Image Source sundul.com]
Putra dari mantan kiper Belanda Edwin van der Sar ini mewarisi bakat yang sama dengan ayahnya, yakni menjadi seorang kiper. Joe sempat berlatih di akademi Manchester United, ketika Edwin masih menjadi bintang di Old Trafford. Namun setelah ayahnya memutuskan gantung sepatu pada tahun 2011, Joe pun lantas berpaling pada sebuah klub amatir VV Nordwijk. Pada tahun 2013, Joe akhirnya menandatangani kontrak dengan akademi Ajax.

Mereka semua adalah generasi emas yang akan melanjutkan jejak sang ayah. Diharapkan ke depannya, prestasi mereka juga bisa menandingi pencapaian sang ayah yang begitu mereka idolakan di lapangan hijau dan menjadi biang bola profesional.