Berita Terkini Liga Spanyol : Real dan Atletico Madrid Temani Barca Jalani Hukuman FIFA

Dengan hukuman ini, maka kedua tim tidak dapat mengikuti bursa transfer untuk tahun 2017 mendatang.

0
Berita terkini Liga Spanyol
[Image source ibtimes.com]

Bolahero.comBerita terkini Liga Spanyol mengulas masalah upaya banding yang dilakukan Real Madrid dan Atletico Madrid kepada FIFA ternyata ditolak dan kedua tim itu harus menemani Barcelona dalam menjalani hukuman. Kedua klub tersebut resmi mendapatkan hukuman larangan melakukan transfer pemain di dua bursa transfer, musim dingin dan musim panas 2017.

Klub–klub La Liga tampaknya harus belajar banyak mengenai transfer pemain, bagaimana tidak, setelah Barca, Madrid dan Atletico menyusul melakukan kesalahan dalam transaksi pemain di bawah umur.

Sebelumnya, Barcelona telah mendapatkan hukuman ini terlebih dahulu. Di tahun 2015 mereka tak bisa melakukan regsitrasi pemain baru, padahal Barca baru saja mendatangkan Aleix Vidal dan Arda Turan yang membuat kedua pemain tersebut baru dapat didaftarkan sebagai pemain mereka dan tampil untuk Barca.

Berita terkini Liga Spanyol
[Image source wallpapercave.com]
Melalui situs resmi FIFA yang menjadi berita terkini Liga Spanyol adalah, organisasi sepakbola tertinggi di dunia tersebut menegaskan menolak banding yang diajukan oleh kedua klub tersebut melalui Komite Banding karena menurut badan khusus dari FIFA itu, keputusan Komisi Disiplin FIFA dalam kasus yang berhubungan dengan perlindungan anak di bawah umur tidak dibenarkan dan tidak dapat diganggu-gugat.

Kedua klub tersebut harus mendapatkan hukuman tak bisa mendaftarkan pemain baru dalam skala nasional maupun internasional dalam dua periode registrasi pemain. Hal ini seperti yang tercantum dalam pasal peraturan FIFA mengenai Alih Status dan Transfer Pemain. Hukuman yang diterima ini tidak berlaku bagi tim sepakbola wanita, futsal dan sepakbola pantai yang dimiliki oleh kedua klub tersebut, dan mereka masih tetap bisa melepaskan atau menjual pemain mereka.

Tidak hanya memberikan embargo transfer, FIFA juga memberikan hukuman tambahan berupa denda. Sebanyak Rp 4.84 miliar harus dibayarkan oleh Real Madrid, sedangkan Atletico harus membayar lebih mahal, yakni sebesar Rp 12,1 miliar.

 

Hukuman yang diterima Madrid dan Atletico ini sebetulnya sudah akan dijatuhkan pada Januari lalu. Namun, FIFA mempersilahkan keduanya untuk melakukan banding. Dan akhirnya banding mereka ditolak dan putusan pun akhirnya dijatuhkan.

Tak pelak, hukuman yang mereka terima pun berimbas pada transaksi pemain, baik masuk dan keluar. Karena tak bisa mendapatkan pemain baru, beberapa pemain yang menjadi incaran klub–klub besar Eropa lainnya pun terpaksa dipagari.

Antoine Griezmann, salah satu pemain paling laris diburu klub besar Eropa lainnya, seperti Bayern Munchen dan Manchester United. Kedua klub dan klub – klub lainnya yang juga meminati Grizzie harus gigit jari, Atletico akan mati–matian untuk menyimpannya.

Berita terkini Liga Spanyol
[Image source wallpaperfolder.com]
Di kubu Madrid, Isco, Matteo Kovacic dan beberapa pemain Madrid lainnya yang sudah tak sabar untuk hengkang demi mendapatkan jam bermain lebih baik harus memendam keinginannya dalam–dalam. Pemain–pemain tersebut dipastikan tak akan masuk dalam daftar jual, kecuali jika memang hukuman yang diterima bisa ditangguhkan atau bahkan digagalkan.

Meski begitu, hukuman yang diterimka oleh dua klub ini membawa hikmah tersendiri, para pemain–pemain muda hasil didikan akademi klub bakal memiliki kesempatan lebih besar untuk masuk ke tim senior, meski untuk sekedar berlatih. Namun, tak menutup kemungkinan kesempatan untuk tampil pun bakal dating bila para pemain muda tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan atau jika para pemain senior ada yang tak bisa tampil karena cedera atau mendapatkan hukuman larangan bermain.

Hukuman bagi kedua tim yang tampil di final Liga Champions musim lalu ini masih di pending, hal itu menyusul banding yang mereka ajukan ke pengadilan olahraga dunia atau Court of Arbitration for Sport (CAS). Kedua tim berharap CAS bisa membatalkan hukuman yang telah dijatuhkan oleh FIFA tersebut.