Berita Sepakbola Nasional Terbaru : Kompak, Andik Vermansyah dan Irfan Bachdim Tolak Madura United

Madura United mengaku tertarik untuk mendatangkan Irfan Bachdim dan Andik Vermansyah, sayangnya keduanya menolak untuk bergabung.

0
Berita sepakbola nasional terbaru
[Image source bolamadura.com]

Bolahero.com – Setelah bermain cantik saat melawan Tim Nasional (Timnas) Malaysia beberapa waktu lalu, berita sepakbola nasional terbaru mengabarkan bahwa Andik Vermansyah sedang didekati Madura United.

Untuk tetap berada di papan atas dan mewujudkan target sebagai kampiun di TSC/ISC 2016, Madura United sedang mendekati penyerang dari Selangor FC, Malaysia, Andik Vermansyah.

Bahkan, sang pemilik sekaligus presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi, tak ragu untuk menyiapkan dana besar agar dapat memboyong Andik ke Pulau Garam tersebut guna mengikuti kancah sepakbola di Tanah Air bersama mereka.

Untuk memuluskan niatnya itu, Achsanul telah mengutus haruna Soemitro selaku manajer Madura United untuk terbang ke Malaysia guna bertemu dan membahas masalah tersebut dengan Andik.

Berita sepakbola nasional terbaru
[Image source fourfourtwo.com]
Menurut info yang memperkuat berita sepakbola nasional terbaru terkait ketertarikan Madura United mendatangkan Andik Vermansyah, jika nantinya penyerang bertubuh mungil tersebut bersedia, maka dia akan ditandemkan dengan pemain depan MU lainnya, yaitu Slamet Nurcahyo dan Bayu Gatra.

Achsanul merasa bahwa Andik memiliki kualitas dan karakter yang diinginkan oleh MU, apalagi dia juga memiliki darah Madura, serta bakal cepat klop jika ditandemkan dengan kedua penyerang mereka yang juga masih ada ‘bau-bau’ Maduranya itu.

Sayangnya, setelah diadakan komunikasi antara pihak Madura United dengan Andik Vermansyah, pemain jebolan Persebaya 1927 tersebut menolak untuk bergabung karena dia masih terikat kontrak dengan Selangor FC.

 

Menurut Andik, menjadi satu hal yang kurang baik jika dirinya masih terikat kontrak namun harus membicarakan masalah kontrak dengan tim lain. Andik masih ingin membela Selangor FC, setidaknya sampai masa kontraknya dengan pemain itu habis di tahun 2017 mendatang.

Kegagalan Madura United menggaet pemain satu itu pun secara resmi telah diungkapkan oleh Achsanul. Dia mengatakan bahwa untuk sementara ini Andik masih belum dapat bergabung karena ingin menghormati kontraknya bersama Selangor FC.

Selain Andik, pihak Madura United juga tertarik untuk menggaet penyerang muda Indonesia yang kini bermain untuk tim di negeri Sakura, Jepang, Consadole Sapporo.

Berita sepakbola nasional terbaru
[Image source ikhsanmukhlis.files.wordpress.com]
Akan tetapi, seperti kompak dengan Andik Vermansyah, Irfan Bachdim juga menolak dengan halus tawaran dari pihak Madura United karena masih menghormati kontraknya bersama Consadole Sapporo yang akan habis pada bulan Desember 2016 mendatang.

Walaupun begitu, bukan berarti Irfan tidak tertarik untuk bergabung. Dia kini mencoba mempelajari visi dan misi klub serta membersitkan ada kemungkinan di kemudian hari dapat bergabung membela tim yang berjuluk Laskar Sape Kerap tersebut.

Menurutnya, Madura United memiliki kualitas yang bagus dan mempunyai daya tarik yang lebih. Bahkan kualitas dari setiap pemainnya juga tidak mengecewakan.

Sampai sekarang ini, Madura United masih kokoh di puncak klasemen Torabika Soccer Championship 2016. Bahkan di pertandingan terakhirnya yang dihelat di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, melawan tim tamu PS TNI, Madura United mengamuk dengan membenamkan klub milik Tentara Nasional Indonesia tersebut dengan skor telak 4-1.

Berita sepakbola nasional terbaru
[Image source maduracorner.com]
Dengan keberhasilannya ini, maka Madura United semakin memperlebar jarak dari pemilik posisi 2 klasemen, Arema Cronus. Poin Madura United juga diprediksikan bakal bertambah ketika mereka akan meladeni Sriwijaya FC di Madura pada tanggal 14 September 2016 mendatang.

Sebagai catatan, sampai sekarang ini, belum pernah sekalipun Madura United mengalami kekalahan ketika bermain di Stadion Gelora Bangkalan dan sudah banyak tim yang harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dihantam oleh tim Laskar Sape Kerap tersebut.