Berita Bola Italia: Paolo Maldini Tolak Tawaran Jadi Direktur Teknis AC Milan

Setelah melalui berbagai pertimbangan, Paolo Maldini akhirnya menolak tawaran menjadi direktur teknis untuk AC Milan.

0
Berita Bola Italia
[image source americanwomansguide.com]

Bolahero.com – Berita Bola Italia: Paolo Maldini akhirnya menolak tawaran menjadi direktur teknis untuk AC Milan. Dia menolak posisi tersebut karena merasa harus berbagi kewenangan dengan direktur olahraga yang baru, Massimiliano Mirabelli.

“Beberapa musim yang lalu, AC Milan memiliki CEO ganda dengan peran yang tumpang tindih. Dan itu seharusnya menjadi pelajaran buat kita,” kata pemain berusia 48 tahun itu kepada Sky Sports (11/10/2016).

Maldini juga menuturkan bahwa jika ada perselisihan di antara dua kubu, Marco Fassone, yang akan menjadi CEO setelah pengambilalihan klub oleh investor China, adalah pengambil keputusan akhir.

“Saya tidak bisa menerimanya. Saya harus menghormati nilai-nilai yang telah saya pegang sepanjang hidup saya. Dan saya harus menghormati para fans yang telah mengenal saya karena passion, kemauan, dan komitmen,” lanjutnya.

Maldini bisa dibilang telah menghabiskan seluruh karirnya bersama Rossoneri. Namun, itu tak membuatnya tergoda untuk bergabung sebagai staf dari klub tersebut. Di halaman Facebook-nya, legenda Rossoneri juga telah mengutarakan alasan kenapa dirinya menolak tawaran Milan.

Baca juga:

 

Maldini menegaskan bahwa dirinya hanya merasa ragu dengan tawaran itu dan bukan karena alasan keuangan. Mantan bek Milan itu juga menulis di akun jejaring sosialnya bahwa Milan selalu menjadi bagian dari hati dan passion-nya.

“Pengalaman saya, pengalaman ayah saya dan anak-anak saya membuktikannya. Tidak ada yang bisa mengambil ikatan ini, antara kami dan Rossoneri,” tulis Maldini di halaman Facebook-nya.

Lewat statusnya, Maldini juga ingin mengklarifikasi hal-hal tertentu kepada fans Milan dan media Italia. Sebab, banyak yang memberitakan dirinya menolak tawaran itu karena masalah uang. Maldini lantas menegaskan bahwa dia dan keluarganya selalu merasa milik Milan.

Berita Bola Italia
[image source goal.com]
Bagi Maldini, gaji hanyalah konsekuensi dari sebuah kesepakatan. Dan itu, menurut dia, tidak pernah menjadi penyebab dari suatu penolakan. Maldini juga menyinggung bahwa ada beberapa media yang menggunakan sumber anonim, yang mengaku telah mengenalnya selama 30 tahun, yang mengatakan dirinya gagal mencapai kesepakatan dengan Milan.

“Saya tidak mengajukan tuntutan keuangan. Pada pertemuan pertama kami, saya menegaskan tentang definisi peran saya, sebagai kunci untuk mencapai kolaborasi yang baik,”  jelas Maldini.

Maldini juga mengaku akan bekerja keras dalam mengemban tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Tapi, dia tidak akan mau kalau hanya dijadikan sebuah simbol. Maka dari itu, Maldini menyatakan ingin mendengar jawaban langsung David Han Li, direktur eksekutif Sino Europe Sports.

“Saya hanya ingin bertemu dengannya selama beberapa menit, untuk mendengar apa yang mereka harapkan dari saya dan saya ingin mendengar pandangannya sendiri,” tandasnya.

Seperti ayahnya, Maldini adalah pemain sepakbola yang berbakat dan dikenal dengan jiwa kepemimpinannya. Mantan kapten Italia itu adalah putra dari Cesare Maldini. Ayahnya pernah dua kali menjadi manajer Milan. Dan sebagai pemain, Cesare berhasil memenangkan empat gelar Liga Serie A dan satu Piala Eropa.

Maldini bermain sebagai bek kiri dan bek tengah untuk AC Milan dan tim nasional Italia. Dia awalnya bergabung dengan skuad muda Milan. Baru pada tahun 1985, dia bergabung dengan tim senior. Setelah menghabiskan 25 musim bersama Milan, Maldini pun akhirnya memutuskan gantung sepatu pada usia 41 tahun.

Sepanjang karirnya, Maldini telah memenangkan 26 piala dengan Milan. Dia berhasil memenangkan lima gelar Liga Champions, tujuh gelar Serie A, satu Coppa Italia, dua Piala Intercontinental, dan satu FIFA Club World Cup.