Berita Bola Italia : Marcello Lippi Diproyeksikan Jadi Pelatih Termahal di Dunia

Besaran gaji yang bakal diterima pun jauh melebihi apa yang diberikan Manchester City kepada Josep 'Pep' Guardiola.

0
Berita Bola Italia
[Image source ilgiornale.it]

Bolahero.com – Mantan pelatih timnas Italia, Marcello Lippi, dikabarkan akan kembali ke klub lamanya, Guangzhou Evergrande. Klub yang berlaga di Liga Super Cina itu telah menawarinya kontrak senilai EURO 60 juta atau Rp 884 miliar. Jika Lippi benar-benar menerimanya, dia sudah dipastikan akan jadi pelatih termahal di dunia dan tentunya bakal menjadi suatu berita bola Italia yang cukup menghebohkan.

RUmornya, mantan pelatih Juventus itu akan menandatangani kontrak tiga tahun dengan Guangzhou dengan gaji setiap musim sebesar EURO 20 juta atau sekitar Rp 294 miliar. Jumlah itu bahkan lebih besar daripada gaji yang diberikan Manchester City kepada Josep ‘Pep’ Guardiola yang berjumlah EURO 17,7 juta atau Rp 260 miliar.

Sebelumnya, Lippi memang sudah pernah melatih klub Cina tersebut. Tepatnya sejak Mei 2012 sampai Februari 2015. Di bawah asuhan Lippi, Guangzhou Evergrande berhasil mengangkat piala Liga Super Cina sebanyak tiga kali berturut-turut. Bukan cuma itu. Guangzhou akhirnya juga mampu meraih gelar AFC Champions League pertama mereka.

Berita Bola Italia
[Image source tumblr.com]
Semua pencapaian itu membuat Lippi menjadi salah satu pelatih paling dicari di dunia. Tak heran jika kemudian Guangzhou sangat ingin membawanya pulang ke Cina. Meski demikian, kabar comeback-nya Lippi ke Liga Super Cina belum sepenuhnya dipastikan.

Namun ketika dikonfirmasi, Lippi hanya mengatakan bahwa dia masih mempertimbangkan hal itu. Namun, dia mengaku mengaku sangat menikmati waktunya di Cina. Baginya, itu sebuah tantangan yang menarik. Dengan kata lain, Lippi tidak menutup kemungkinan jika dirinya akan kembali melatih klub tersebut.

Kontrak pertamanya dengan Guangzhou terjalin pada Mei 2012 silam. Saat itu, Guangzhou mengumumkan telah resmi memboyong pelatih Italia itu ke markas mereka di Tianhe Stadium. Lippi pun dikontrak selama dua setengah tahun dengan gaji EURO 30 juta atau sekitar Rp 442 miliar.

 

Di bawah asuhannya, Guangzhou ternyata berhasil memenangkan gelar Liga Super Cina dan juga piala domestik. Kejayaan itu bahkan berlanjut hingga musim berikutnya. Lippi pun sukses membawa Guangzhou untuk pertama kalinya masuk final AFC Champions League Final 2013. Dalam pertandingan itu, Guangzhou berhasil mengalahkan FC Seoul dan keluar sebagai juara untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Sayangnya, Guangzhou yang sudah merasa di atas angin harus menelan pil pahit setelah kalah dari Guizhou Moutai di final Piala FA Cina. Kekalahan itu menggagalkan impian klub tersebut untuk meraih treble pertamanya di Asia. Tapi, kekalahan itu tidak membuat Guangzhou meragukan kepiawaian Lippi sama sekali.

Pada Februari 2014, Guangzhou justru mengumumkan bahwa mereka telah memperpanjang kontrak sang pelatih. Dan kontrak itu akan mengikat Lippi hingga tiga tahun berikutnya atau tepatnya sampai 2017. Namun pada Februari 2015, mantan pemain Lucchese itu memutuskan untuk mengundurkan diri dari klub.

Lippi beralasan kala itu ingin kembali dekat dengan Italia. Bahkan, dia pun dikabarkan hampir berlabuh di San Siro. Tapi, Lippi langsung membantah rumor tersebut. Sekarang ini pun, Lippi masih enggan berkomentar walaupun sampai sekarang banyak sekali rumor yang menghubungkan dirinya dengan berbagai macam klub. Namun pada kenyataannya, sejauh ini dia belum menandatangani kontrak dari klub mana pun.