luca toni tak lagi main
toni akhiri karir

Bolahero.com – Karier striker legendaris Italia, Luca Toni, di jagad sepakbola akhirnya berakhir dengan berakhirnya juga pertandingan antara klubnya, Hellas Verona, dengan mantan klubnya dan juga juara liga Italia musim ini, Juventus, di stadion Marc Antonio Bentegodi, Senin (9-5-16) dini hari WIB. Laga penutup bagi Luca Toni ini pun menjadi laga yang sangat dikenang, karena di laga ini dia berhasil mencetak satu gol yang juga membantu timnya untuk menjungkalkan sang juara bertahan. Lebih spesialnya lagi, gol yang dicetak lewat pinalti ini pun dilakukannya dengan teknik sulit dan terkenal, Panenka Kick, yang berhasil mengecoh kiper Juventus, Sebastian Neto.

Sang Legenta Akhiri Karir

Setelah gol Toni, Viviani sukses menambah gol bagi Hellas Verona di babak kedua, dan dibalas oleh Paulo Dybala disaat waktu ertandingan sudah memasuki masa injury time. Meski hasil pertandingan kemarin tidak berefek apapun kepada kedua tim, karena Juventus sudah dapat dipastikan sebagai juara, dan Hellas Verona sudah dapat dipastikan akan terdegradasi dari Serie A, tetapi tetap saja laga ini sangat spesial, setidaknya untuk striker 37 tahun yang sudah malang melintang di berbagai klub top di Eropa ini. Apalagi, gol itu diciptakan dengan cara yang cantik dank e gawang mantan klubnya dahulu. Itu lebih dari sekedar cukup bagi Luca Toni.

“Sulit untuk mengatakan apa yang saya rasakan sekarang ini. Saya hanya bisa mengatakan terima kasih ke semua orang yang mengizinkan saya untuk menjalani malam yang magis ini. Sungguh indah mendapatkan tepuk tangan dari penggemar lawan juga. Ini adalah malam yang akan saya ingat selamanya. Ini adalah pertandingan terakhir saya, tetapi sudah sepantasnya kalau momen ini tiba pada akhirnya,” Ungkap Toni seperti dikutip oleh Football Italia.

Sepanjang lebih dari 20 tahun berkarir di dunia sepakbola, Toni sudah malang melintang di berbagai klub ternama, seperti Juventus, Fiorentina, AS Roma, bahkan Bayern Munchen. Dalam karirnya pun, sang striker sudah berhasil mencetak 303 gol dari 647 pertandingannya di berbagai kompetisi. Dalam waktu yang tidak singkat itu, dia berhasil meraih Bundesliga, Serie A, bahkan Piala Dunia 2006 bersama Italia.