info liga champions
Bayern Sulit Menerima Hasil Pahit di Liga Champions

Bolahero.comInfo Liga Champions kali ini menyampaikan kabar yang kurang mengenakkan dari kubu Bayern Munich. Die Roten sudah mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk bisa maju ke final Liga Champions. Namun ternyata usaha mereka masih belum cukup. Kegagalan di musim ini pun sangat sulit untuk mereka terima.

Bayern disingkirkan Atletico Madrid di babak semi final Liga Champions. Walau agregat sama kuat 2-2, Die Roten gugur lantaran keunggulan gol tandang Atleti.

Pada pertemuan kedua semi final di Allianz Arena, Rabu (4/5) dinihari WIB, Bayern menang 2-1 melalui gol yang dibuat oleh Xabi Alonso serta Robert Lewandowski. Hanya ada satu gol balasan Atletico yang diciptakan oleh Antoine Griezmann.

Duel sengit ini diwarnai tendangan dua penalti yang sama-sama tidak berhasil dituntaskan dengan baik oleh masing-masing tim. Di kubu Bayern, Thomas Muller tidak berhasil menaklukkan Jan Oblak dari titik putih, sementara di kubu Atletico Fernando Torres juga gagal menceploskan gol melalui penalti.

Bayern sebenarnya bermain dominan serta membuat sangat banyak percobaan, sama halnya seperti pada pertemuan pertama. Menurut catatan info Liga Champions, pasukan garapan Pep Guardiola itu menciptakan 34 attemps serta ada 12 yang on target. Atletico sendiri hanya melakukan beberapa kali serangan balik serta membuat 7 kali percobaan serta 4 yang on target.

“Jelas, ini sangat sulit diterima. Seharusnya kami bisa melaju ke final. Ini begitu menyakitkan, tapi inilah sepakbola,” kata Lewandowski usai laga.

“Kami semuanya tidak bisa bicara apa-apa sesudah melewati laga seperti itu. Kami memainkan sepakbola yang luar biasa sepanjang 90 menit. Tapi ini rasanya sangat pahit dan mengecewakan. Kami tidak percaya dengan hal ini,” kata penggawa Bayern yang lain, Manuel Neuer.

Hal yang sama juga disibakkan oleh Muller, algojo penalti yang gagal menuntaskan tugasnya. Peluang Bayern untuk bisa lolos ke babak berikutnya pun sirna setelah penaltinya digagalkan oleh Oblak.

“Pertandingan sepakbola terkadang dapat berlebihan. Tapi pada dasarnya kami telah melakukan semua dengan benar dan hanya ada sedikit kesalahan. Sayangnya, itu masih belum cukup. Saya tidak terlalu sering mengalami laga seperti ini. Pastinya saya merasa kecewa lantaran gagal mencetak gol lewat penalti,” kata Muller.